POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Rabu, 08 Juni 2011 | 20:30 WIB

3 Perusahaan Minati Tambang Pasir Besi di Cianjur

Benny Bastiandy
3 Perusahaan Minati Tambang Pasir Besi di Cianjur
Tiga perusahaan besar berminat melakukan investasi penambangan pasir besi di pesisir pantai selatan Cianjur.


INILAH.COM, Cianjur - Tiga perusahaan besar berminat melakukan investasi penambangan pasir besi di pesisir pantai selatan Cianjur.

Namun meski sudah mengantungi izin usaha penambangan (IUP), hingga kni ketiga perusahaan itu belum melakukan operasi penambangan.

Kepala Bidang Pertambangan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan Kabupaten Cianjur Endang Suparman mengatakan, ketiga perusahaan itu yakni PT Anugrah Lestari Alam (ALA), PT Sugico, dan PT Megatop.

"Lahan garapan untuk PT ALA seluas 187 hektare, PT Sugico seluas 380 hektare, dan PT Megatop seluas 15.000 hektare," kata Endang kepada INILAH.COM, Rabu (8/6/2011).


Dari ketiga perusahaan itu, Endang menilai PT Megatop paling serius menyatakan minatnya menambang pasir besi. Hal itu didasari detailnya perencanaan yang buat. PT Megatop merupakan local partner Qiangxiang Metalogical China Company (QMCC), perusahaan besar di China gabungan pengusaha asal Amerika, Jepang, Korea, Taiwan, dan China.

Sekitar November 2008 silam, Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh sempat diundang ke Beijing untuk melihat langsung aktivitas perusahaan tersebut.

"Proses untuk ke tahap operasional penambangan cukup lama. Saat ini masih dalam proses izin konstruksi, pabrik, termasuk pembangunan pelabuhan. Proses itu diperkirakan memakan waktu 3 tahun. Jadi kami perkirakan tahap operasional penambangan sekitar 2014 atau 2015. Untuk proses fisik sendiri diperkirakan akan dimulai Oktober 2011 nanti," papar Endang.

Meski ada tiga perusahaan, namun Endang memastikan tidak akan terjadi tumpang tindih pengelolaan. Malah Endang berharap, nantinya ketiga perusahaan ini bisa menjadi konsorsium, bahkan bisa sinergis dengan penambangan rakyat.[den]
#gubernur #pemprov #moratorium #pasir besi #cianjur
BERITA TERKAIT
Tamu 60 Negara PATA Travel Mart Akan Kunjungi TMII
Mesir Perberat Hukuman Pemaksa Sunat Perempuan
Wiranto Minta Waspadai Anak Terobsesi Teroris
Pria Ini Ada Dibalik Penolakan Autopsi Jasad Mirna
Menteri LHK Kagumi Hutan Sosial Menyejahterakan
Polisi Juga Amankan Vibrator Dari Rumah Gatot
Respons Fed, BBKP Pacu Kredit Industri Kreatif

ke atas