PENDIDIKAN

Sabtu, 08 Oktober 2011 | 13:00 WIB

227 Lulusan STKS Bandung Diwisuda

Ageng Rustandi
227 Lulusan STKS Bandung Diwisuda
Bersamaan dengan Dies Natalis ke-47, Sekolah Tinggi Kesejahteraab Sosial (STKS) Bandung mewisuda sebanyak 227 lulusannya di Aula STKS Bandung, Sabtu (8/10/2011). blogspot.com


INILAH.COM, Bandung - Bersamaan dengan Dies Natalis ke-47, Sekolah Tinggi Kesejahteraab Sosial (STKS) Bandung mewisuda sebanyak 227 lulusannya di Aula STKS Bandung, Jalan Ir H Juanda Kota Bandung, Sabtu (8/10/2011).

Sebanyak 227 lulusan yang diwisuda merupakan lulusan program Diploma IV (D-IV) Sarjana Sains Terapan sebanyak 202 lulusan dan Program Pascasarjana Spesialis Pekerjaan Sosial sebanyak 25 lulusan.

Ketua STKS Bandung Wawan Heryana menuturkan, peran, tugas dan tanggung jawab Kementerian Sosial pada saat ini sangat berat seiring dengan terbiitnya UU No 11/2011 tenteng Kesejahteraan Sosial disusul dengan Permensos No 107 tentang Akreditasi dan 108 tentang Sertifikasi. Ditambah dengan terbitnya pula UU No 13/2011 tentang Fakir Miskin.


"STKS sebagai produsen terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas metode pembelajaran baik di kelas maupun praktik lapangan. Dan ini pula menjadi tantangan bagi lulusan STKS saat ini," ujar Wawan dalam sambutannya pada Wisuda STKS 2011.

Untuk itu, STKS terus mengupayakan peningkatan kualitas dosen, pengembangan program pendidikan/program studi, pengembangan kurikulum, pengembangan jaringan serta pengembangan sarana dan prasarana.

Selain itu, STKS Bandung pun terus mengupayakan kerja sama dengan universitas luar negeri untuk menghasilkan lulusan/alumni yang kompeten. Di antaranya dengan University Sains Malaysia di Penang, University of the Philiphines di Manila, dan Mac Gil University di Kanada.

"Kita pun melakukan kerja sama dengan berbagai NGO dalam dan luar negeri untuk menambah pengalaman praktik. Di akhir tahun ini, mudah-mudahan 64 dosen telah memiliki sertifikasi dari total dosen STKS sebanyak 70 orang," tegasnya.[den]
#stks #wisuda #kemensos #dinsos #masalah sosial
BERITA TERKAIT
Pelaku Prostitusi Gay Harus Dihukum Berat
Koalisi Kekeluargaan Segera Temui Ady Wijaya
PPP Sindir Rizal Ramli Hanya Menggebu di Media
Rupiah Kamis Pagi Sedikit Berotot Menjadi Rp13.275
Bursa Saham Asia Bergerak di Area Negatif
Israel Perluas Pembangunan Pemukiman di Tepi Barat
Luhut Paksa Solar Nonsubsidi Serap Biodiesel

ke atas