NASIONAL

Senin, 19 Maret 2012 | 20:31 WIB
(Telusuri Aset Dhana Widyatmika)

Kejagung Periksa Petinggi Bank Syariah Mandiri

Irvan Ali Fauzi
Kejagung Periksa Petinggi Bank Syariah Mandiri
Dhana Widyatmika inilah.com/Ardhy Fernando


INILAH.COM, Jakarta - Pemeriksaan perkara tersangka kasus korupsi dan pencucian uang Dhana Widyatmika dilanjutkan dengan memeriksa sejumlah saksi dari sejumlah bank, yang diduga tempat penyimpanan aset milik pegawai Dispenda DKI Jakarta tersebut.

Seperti diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung M. Adi Toegarisman, pihaknya telah memanggil saksi yakni 1 orang dari Bank Syariah Mandiri dan 4 orang dari 2 perusahaan wajib pajak yang pernah ditangani Dhana, yaitu PT GMI dan CV SM.

Namun, dari informasi yang di gedung Bundar, Kejagung, yang memenuhi panggilan pemeriksaan hanya pimpinan Bank Mandiri Syariah Zain Abror, juga dua orang berinisial TIR dan PAH sebagai pimpinan PT GMI.


"Walaupun dijadwalkan 5 orang, hari ini ternyata yang hadir 3 orang," ujar Kapuspenkum M. Adi Toegarisman, Senin (19/3/2012).

PT GMI dan CV SM adalah perusahaan wajib pajak yang pernah berurusan dengan Dhana Widyatmika. Dua orang berinisial IAK dan BAH dari CV SM tidak memenuhi panggilan itu. Karena itu, Kejaksaan Agung akan menjadwalkan memeriksa mereka lagi.

Sebelum ini, tim penyidik sudah menyita safe deposit box di Bank Mandiri sebanyak dua box safe deposit, terdiri emas, logam mulai, lalu sejumlah dokumen perusahaan serta mata uang asing dari manca negara. [mvi]
#kejaksaanagung #dhanawidyatmika
BERITA TERKAIT
Mantan Wagub Jabar Aboeng Koesman Tutup Usia
Konflik Sosial Daerah Disusupi Agenda Terselubung?
Konflik SARA Pecah Karena Lemahnya Hukum?
Degradasi Nilai Pancasila Juga Picu Konflik Daerah
Dialektika Daerah Belum Bisa Pecah Belah Bangsa
Kehadiran Uang Dianggap Perbesar Konflik Sosial
Konflik SARA di Daerah Belum Mengarah Radikalisme

ke atas