PASAR MODAL
twitter facebook
Jumat, 29 Juni 2012 | 14:11 WIB

Humpuss Belum Dapat Jual Treasury Stock

Oleh: Agustina Melani
Humpuss Belum Dapat Jual Treasury Stock
ist

INILAH.COM, Jakarta - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) belum dapat menjual tresury stock sekitar 309 juta saham. Saham HITS tidak likuid menjadi pertimbangan menjual saham treasury stock.

"Saat ini belum ada perkembangan untuk treasury stock. Salah satunya akan ditawarkan ke legal dispute kita salah satu dari Korea, dan juga sulit untuk dijadikan repurchase agreement," ujar Direktur PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk Permasi, Soekasa, Jumat (29/6/2012).

Lebih lanjut ia menuturkan, salah satu hal yang membuat treasury stock belum dapat dijual karena saham perseroan tidak likuid. "Saat ini pergerakan saham HITS di level Rp230 per saham," tutur Permadi.

Selain itu, perseroan juga belum berencana untuk menerbitkan medium term notes (MTN). Hal itu dikarenakan penerbitan MTN membutuhkan rating, namun rating perusahaan tidak begitu baik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk Theo Lekatomepssy menuturkan, treasury stock perseroan dapat ditawarkan kepada pihak dispute perseroan. Hal itu mengingat perseroan mencatatkan kerugian immaterial sekitar US$100 juta ke pihak dispute. "Treasury stock tersebut dapat ditawarkan ke pihak dispute. Mereka harus beli tapi tidak bayar," kata Theo.

Sekedar informasi, perseroan akan menjual sekitar 6,63% atau 309,04 juta saham dari total 4,661 miliar saham. Dengan penjualan treasury stock tersebut perseroan bisa mendapatkan dana segar. Sebelumnya perseroan masih memiliki sengketa hukum dengan para pemilik kapal yang disewa dengan opsi beli dari Hanjin (Korea), Parbulk (Norwegia), dan Empire (Yunani) telah dikembalikan kepada para pemiliknya masing-masing tanpa menunggu periode kontrak berakhir.

Pada 2011, pemilik kapal mengeksekusi keputusan LMAA terhadap anak-anak perusahaan Humpuss Sea Transport Pte Ltd yang bersengketa dengan para pemilik kapal luar negari tersebut. Akhirnya pada awal 2012, pemilik kapal khususnya Empire melikuidasi Humpuss Sea Transport yang sudah tidak aktif beroperasi sejak 2009.

Dilikuidasinya Humpuss Sea Transport oleh likuidator menyebabkan pihak auditor independen dalam hal ini kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman, dan Surja tidak dapat meyakini melalui penerapan prosedur audit atas pemulihan investasi perseroan pada Humpuss Sea Transport, timbulnya liabilitas atau kerugian dan opini yang diberikan adalah disclaimer atas laporan keuangan konsolidasi HITS dan entitas anak perusahaan pada 31 Desember 2011.

Adapun sengketa hukum perseroan terjadi berawal pada 2007 saat HITS melakukan pengembangan usaha di luar core business yaitu angkutan bul carrier dan chemical carrier. Pada 2008, ketika krisis ekonomi yang melanda dunia berdampak terhadap pasar pelayaran di Indonesia. [hid]

BERITA TERKAIT
Kembali ke atas