POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Kamis, 05 Juli 2012 | 18:43 WIB

Sistem Informasi Posyandu Dukung 'Jabar Data'

Dery Fitriadi Ginanjar
Sistem Informasi Posyandu Dukung 'Jabar Data'
Tim Penggerak PKK, Dinas Kesehatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKBBN), meluncurkan Sistem Informasi Posyandu. istimewa
INILAH.COM, Bandung - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Dinas Kesehatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKBBN), meluncurkan Sistem Informasi Posyandu.

Program tersebut secara online akan mendukung program kerja Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berupa Jabar Data.

Salah satu data yang dibutuhkan itu kan data kesehatan dasar. Data ini sumbernya dari posyandu yang setiap bulannya melakukan kegiatan. Mereka melakukan pendataan untuk menjadi sumber datanya, ujar Ketua TP PKK Jabar Netty Prasetiyani Heryawan kepada wartawan di Bale Asri Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jabar Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (5/7/2012).


Menurut Netty, data di lapangan sangat vital karena akan naik secara berjenjang untuk melihat atau memotret jumlah ibu hamil, jumlah anak melahirkan, bayi dan balita, termasuk timbangannya.

Kalau kemudian data ini tidak akurat, kita khawatir kebijakan Jabar Data tidak efektif dan tidak tepat sasaran. Kita melakukan terobosan bersama BPMPD dengan merekrut anggota masyarakat menjadi kader posyandu yang mampu mengoperasikan software yang sudah diciptakan teman-teman Unpad dan ITB ini, tuturnya.

Netty menambahkan, data posyandu menjadi alat untuk bisa mendokumentasikan data akurat sampai tingkat provinsi. Selain itu, peluncuran Sistem Informasi Posyandu online ini bisa menggairahkan kegiatan poisyandu.

Mungkin kalau orang sudah dengar posyandu itu hampir 100%. Tapi bagaimana pengelolaan atau kualitasnya itu baru 40%. Sekarang bisa kita dongkrak dengan perbaikan sistem dasar atau pendataan ini, tegasnya.[jul]
#sistem informasi posyandu #jabar data
BERITA TERKAIT
Melihat Lebih Dekat ke Nebula Laguna
Malawi Mampu Berantas Infeksi HIV
Sakralkah Pernikahan Padahal Telah Berzina?
Polri Kirim Tim usut Tumpahan Minyak Di Kaltim
Investor Asing Jual Saham Rp28 Triliun di 2018
Rommy Cerita Pernah Juara MTQ
Menkeu AS Bertemu Pejabat China, Ini Hasilnya

ke atas