LIFE STYLE

Selasa, 31 Juli 2012 | 20:54 WIB

RSUD Arjawinangun tak Punya Pembakar Sampah Medis

Ibnu Saechu
RSUD Arjawinangun tak Punya Pembakar Sampah Medis
RSUD Arjawinangun yang merupakan rumah sakit tipe B hingga saat ini belum memiliki fasilitas pembakar sampah medis. wordpress.com


INILAH.COM, Cirebon - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun yang merupakan rumah sakit tipe B hingga saat ini belum memiliki fasilitas pembakar sampah medis (insulator). Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan bagi kesehatan.

Direktur Yayasan Buruh dan Lingkungan Hidup Yoyon Suharyono mengatakan sesuai standar kesehatan, setiap rumah sakit semestinya harus difasilitasi dengan insulator dan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).

Namun nyatanya, RSUD Arjawinangun yang merupakan rumah sakit tipe B dan dibangun dengan anggaran miliar rupiah ternyata tidak memiliki fasilitas tersebut.


"Semestinya RSUD Arjawinangun sudah memiliki kedua fasilitas tersebut karena baik IPAL maupun insulator karena sampah medis tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan," ujar Yoyon, Selasa (31/07/2012).

Dia mengaku telah melakukan pengecekan di RS Arjawinangun yang baru tersebut dan tidak menemukan fasilitas pembakar sampah medis. Bahkan, pihaknya sudah menanyakan hal itu kepada pihak rumah sakit. "Menurut pihak rumah sakit, alasan belum adanya fasilitas insulator karena ketiadaan anggaran untuk membeli fasilitas tersebut," ujar Yoyon.

Dia mengaku perihatin RSUD Arjawinangun yang pembangunannya menelan biaya hingga miliaran rupiah tetapi tidak memiliki fasilitas standar yang seharusnya dimiliki setiap rumah sakit.

"Puskesmas Plumbon, Palimanan atau Kapetakan saja punya insulator, masa rumah sakit Arjawinangun yang merupakan tipe B malah tidak punya," ujar Yoyon.[jul]
#rsud #arjawinangun #pembakar sampah medis
BERITA TERKAIT
(Aksi 412) Ini Tokoh Politik yang Hadir Parade Budaya di HI
Aksi 412, Bendera Parpol Berkibar di Parade Budaya
Barca Gagal Kalahkan Madrid Apa Tanggapan Enrique?
(Aksi 412) Ribuan Orang Ikuti Parade Budaya Kita Indonesia
Pengurusan Kontrak Tambang Diperpanjang 5 Tahun?
DPR Salut dengan Jokowi yang Temui Massa 212
Italia Gelar Referendum, Investor Lirik Emas?

ke atas