METROPOLITAN

Jumat, 21 September 2012 | 08:44 WIB

Janda Muda Jadi Umpan Penggelapan Mobil

Janda Muda Jadi Umpan Penggelapan Mobil
beritajatim.com


INILAH.COM, Mojokerto - Ike Yuningsih (31) alias Ririn warga Dusun Tanggungan RT 02 RW 02, Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Gresik diamankan jajaran Polsek Jetis. Diduga, janda muda ini dijadikan umpan dalam kasus penggelapan mobil rental.

Kapolsek Jetis, Kompol Abd Choliq mengatakan, tersangka ditangkap akibat kasus penggelapan. "Tersangka kita ambil dari Polres Jombang, tersangka ditangkap Polres Jombang juga dalam kasus yang hampir sama Penggelapan,'' ungkapnya, Kamis (20/09/2012).

Jika di Polres Jombang, tersangka terlibat penggelapan motor, di Polsek Jetis tersangka terlibat dalam kasus penggelapan mobil rental milik Sri Hartatik (360 warga Dusun Pelabuhan, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

''Modusnya, tersangka menyewa mobil Avanza 2012 Nopol B 1028 VVO warna silver pada 17 Juli lalu selama satu hari dengan biaya sewa sebesar Rp275 ribu, satu hari kemudian tersangka kembali untuk memperpanjang sewa mobil tersebut. Namun saat waktu pengembalian, tersangka sudah tidak bisa dihubungi korban,'' katanya.


Menurut tersangka, mobil tersebut dipinjam untuk suaminya. Namun setelah dilakukan penyelidikan, tersangka sudah bercerai dengan suaminya tahun 2010 lalu. Setelah ditangkap, tersangka mengaku mobil tersebut digadaikan ke pecatan TNI, yakni mantan anggota Koramil Kandangan, Jombang sebesar Rp20 juta.

''Namun setelah ditelusuri, mobil tersebut sudah tidak ada. Dari sini, anggota mendapatkan pengakuan kembali jika mobil tersebut berada di Pekan Baru, kemudian di Mataram setelah itu di Mataram hingga pengakuan terakhir ada di Raja Ampat, Papua,'' jelasnya.

Diduga tersangka menjadi umpan penggelapan mobil rental. Tersangka mengaku sudah melakukan hal yang sama di enam lokasi, di antaranya di Mojokerto, Surabaya dan Pare, Kediri. Dari keterangan tersangka, pihaknya sudah mengantongi dua orang yang diduga sebagai penadah yakni, H dan A.

''Barang bukti berupa mobil belum kita temukan, kita hanya menyita kwitansi bukti pembayaran sewa mobil. Selain beraksi di enam TKP, tersangka diketahui juga sebagai DPO Polda Jatim dan Polwiltabes. Kit jerat tersangka dengan pasal 378 KUHP atau 372 KUHP tentang penipuan atau penggelapan ancaman 4 tahun,'' terangnya. [beritajatim.com]
#penggelapan
BERITA TERKAIT
Penyebar Foto Tito Bersanding dengan Aidit Dibekuk
KPU Jakbar Khawatirkan e-KTP Palsu
APBD Berubah, Ahok Curigai DPRD DKI
APBD Diubah, Ahok:Saya Enggak Mau Debat dengan Plt
Ini Reaksi Jessica Jelang Proses Banding
Ini Pertimbangan Hakim Penyebab Tewasnya Mirna
Polisi Limpahkan Berkas Buni Yani Tahap Satu

ke atas