EKONOMI

Selasa, 01 Januari 2013 | 13:00 WIB

20 Perusahaan Baru Semarakkan Industri Asuransi

Restu A Putra
20 Perusahaan Baru Semarakkan Industri Asuransi


INILAH.COM, Jakarta - Dalam kurun waktu tahun 2012, Bapepam LK yang kini telah beralih nahkoda di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat telah memberikan izin baru bagi perusahaan perasuransian sebanyak 20 perusahaan.

"Ada 20 perusahaan baru dengan sejumlah bidang usaha seperti pialang asuransi, pialang reasuransi, asuransi jiwa, asuransi jiwa syariah, dan asuransi kerugian," ujar Ketua Bapepam LK, Ngalim Sawega dalam siaran pers akhir tahunnya di Jakarta.

Dan selama periode 1 Januari hingga 26 Desember 2012 itu lah Bapepam LK mencatat ada 854 produk baru yang telah dicatat Biro perasuransian dari perusahaan asuransi jiwa dan umum. Untuk perusahaan asuransi jiwa memproduksi asuransi konvensional sebanyak 478 dan syariah 82 produk.


"Sedangkan asuransi umum memproduksi 263 asuransi konvesnional dan 31 asuransi syariah," ungkapnya.

Selain itu Bapepam LK juga telah memberikan persetujuan pemasaran melalui kerja sama dengan Bank yaitu Bancassurance baik perusahaan asuransi umum maupun jiwa, dengan total jumlah 449 buah. Masing-masing 423 untuk asuransi konvensional, dan 26 asuransi syariah.

Perkembangan industri asuransi ini diharapkan bisa lebih bergairah di bawah naungan OJK ke depan nantinya. Pasalnya berdasarkan hasil analisis Bapepam LK, per kuartal ketiga 2012 aset perusahaan perasuransian konvensional mencapai Rp310.782.316, sedangkan syariah mencapai Rp11.977.528. [mel]
#bapepam #industri asuransi
BERITA TERKAIT
Lima Pilihan Kartu Kredit untuk Ibu Rumah Tangga
Pemudik 2016 Naik 5,5%, KAI Tambah Seat
Mulai Februari 2017, Gas PGN Mengalir ke KNSS
Kementan Fokus Protein Hewani Selain Daging Sapi
Kinerja Melempem, Apindo Minta Bos PLN Dicopot
Kemen PUPR: Maksimalkan Dekosentrasi Perumahan
(;kemendag;mendagtom;) Pasarnya Dipercantik,Omzet Pedagang Kota Bima Naik

ke atas