LINTAS JABAR

Rabu, 02 Januari 2013 | 12:31 WIB

Aktivis Kecam Pesta Kembang Api di Pondok Halimun

Budiyanto
Aktivis Kecam Pesta Kembang Api di Pondok Halimun
ilustrasi inilah.com/Ardhy Fernando

INILAH, Sukabumi - Pesta kembang api di kawasan wisata alam Pondok Halimun (PH) mendapat kecaman dari sejumlah warga dan aktivis lingkungan. Pasalnya suara ledakan dari mercon dapat mengganggu habitat satwa dan para wisatawan lain yang ingin menikmati suasana alami.

Kawasan wisata alam PH terletak di Desa Sudajaya Girang dan Desa Perbawati Kecamatan/Kabupaten Sukabumi yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Resort Selabintana.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi harus bertindak tegas dan segera mengkaji ulang pengelolaan wisata di Pondok Halimun. Karena bila dibiarkan terus akan semakin mengancam kelestarian hutan," kata Direktur Eksekutif Suara Untuk Lingkungan (Suling) Hondo Suwito kepada INILAH, Rabu (2/1/2012).

Menurut Hondo, kawasan wisata alam PH tersebut merupakan bagian dari zona peyangga TNGGP. Sesuai peraturan perundang-undangan setiap pengelolaan wisata di zona peyangga seharusnya menyesuaikan peraturan di kawasan konservasi atau TNGGP.

"Apalagi PH ini lokasinya berbatasan langsung dengan TNGGP Resort Selabintana. Juga kawasan PH ini merupakan bagian dari Cagar Biosfer Cibodas (CBC) wilayah Sukabumi. Jadi pengelolaannya harus ramah lingkungan," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pengunjung mengaku kecewa dengan adanya pesta kembang api dengan diiringi suara ledakan dari petasan pada malam pergantian tahun dari 2012 ke 2013. Pasalnya para pengunjung tersebut ingin menikmati suasana alamiah dalam pergantian akhir tahun.

"Kami sangat kecewa karena kami bersama istri dan anak-anak datang ke sini ingin menikmati suasana PH yang alami. Saya juga sedang mengajak anak-anak untuk belajar mencintai alam," ujar Egi kepada INILAH.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun INILAH, pesta kembang api dengan suara ledakan petasan berlangsung saat detik-detik pergantian akhir tahun. Bahkan sebelumnya, di salah satu bumi perkemahan (Buper) Elang Jawa menyajikan hiburan musik dangdut dengan menggunakan sound system.[jul]

#pondok halimun #pesta kembang api #tahun baru
BERITA TERKAIT
PGK Harap Tak Ada Lagi Provokasi Jokowi-Prabowo
Boneka Kertas Bentuk Serangga yang Realistis
Atasi Putus Sekolah, Jatim Sosialisasikan TisTas
Emery Tegaskan Arsenal Akan Datangkan Pemain Mahal
Alat Khusus untuk Memungut Buah yang Jatuh
Pulisic Bangga Bekerja Sama Dengan Idolanya
Polisi Janji Bekuk Pembunuh Mahasiswa Timor Leste

kembali ke atas