NASIONAL

Rabu, 16 Januari 2013 | 12:28 WIB

Polri-KPU Teken MoU Pengamanan Pemilu 2014

Polri-KPU Teken MoU Pengamanan Pemilu 2014
kerjasama Pengamanan pemilu 2014 Inilah.com/Wirasatria


INILAH.COM, Jakarta -Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Polri menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tentang penyelenggaraan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di Gedung KPU Pusat, Jakarta.

"Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, akan menjadikan keyakinan bahwa proses Pemilu dapat dilaksanakan dengan optimal sesuai yang diharapkan," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Rabu (16/1/2013).

Polri menegaskan komitmennya untuk bersikap profesional, netral, dan tidak terpengaruh dari pihak manapun dalam melakukan pengamanan pelaksanaan Pemilu 2014.

Timur berharap proses penyelenggaraan pemilu di Tanah Air dapat mewujudkan perubahan dan siklus pemerintahan yang cerdas. Oleh karena itu, pelaksanaan pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu perlu pengamanan maksimal.


Dia menambahkan konflik yang biasanya terjadi dalam proses penyelenggaraan pemilu di Indonesia antara lain adalah penetapan jumlah pemilih dan politik uang. "Apabila tidak dikelola dengan sungguh-sungguh, maka akan berdampak pada aspek kehidupan sosial," tambahnya.

Nota kesepahaman antara KPU dan Polri tersebut merupakan kelanjutan dari kesepakatan kedua belah pihak yang tertuang dalam SK Nomor 09/SKB/KPU/2008 dan SK Nomor 8/7/VII/2008 tentang pengamanan pemilu.

Selain itu, nota kesepakatan bersama tentang sentra penegakan hukum terpadu (Gakkundu) antara Polri, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kejaksaan Agung RI (Kejagung).

"Melalui nota kesepahaman dan nota kesepakatan ini, embrio kerja sama yang bersinergi sesuai tupoksi masing-masing dapat terwujud," kata Jaksa Agung Basrief Arief.

Dia mengatakan, penegakan hukum tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, tapi juga oleh semua lembaga terkait serta peran masyarakat. Oleh karena itu, nota kesepahaman dan kesepakatan bersama tersebut diperlukan untuk menyamakan persepsi dalam pelanggaran pelaksanaan Pemilu 2014 secara terpadu dan berintegritas. [ant]
#pemilu #2014 #polri #kpu
BERITA TERKAIT
14 Pemerkosa YN Bakal Dihukum Berat
Pekan Depan, Sidang Etik Kasus Siyono Diputuskan
(Sidang Etik Kasus Siyono) Polri: Pembelaan Pengaruhi Putusan Sidang Etik
Polisi Tangkap 2 Warga Dumai Hendak Gabung Santoso
Densus 88 di Kasus Siyono Harus Minta Maaf
Korlantas Polri Cek Jalur Arus Mudik 2016
Menteri Yuddy Berharap Polisi Kedepankan Teknologi

ke atas