NASIONAL

Rabu, 30 Januari 2013 | 03:16 WIB

Novum Palsu, Putusan PK Batal Demi Hukum

Renny Sundayani
Novum Palsu, Putusan PK Batal Demi Hukum
Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa inilah.com/Wirasatria


INILAH.COM, Jakarta - Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa menyatakan jika suatu akta atau surat yang diajukan sebagai novum (bukti baru) yang dijadikan alasan dikabulkannya Peninjauan Kembali (PK) dinyatakan palsu oleh putusan pengadilan pidana, maka putusan PK itu tak mempunyai kekuatan mengikat lagi.

Kalau novum itu dinilai palsu silakan diajukan ke pengadilan pidana, kata Harifin menanggapi pengaduan dari Abdul Wahid (Komisaris PT Timurama Hikmah Palopo) lewat kuasa hukumnya, Hamim Naiem, Selasa (29/1/2013).

Menurut Harifin, jika pengadilan pidana menyatakan novum itu ternyata terbukti palsu atau dipalsukan, maka putusan PK itu tak mempunyai kekuatan hukum lagi.

Kalau surat (novum) itu dinyatakan palsu yang dijadikan alasan pertimbangan untuk mengabulkan PK, maka putusan itu tak punya kaki (kekuatan hukum) lagi," lanjutnya.


Dengan sendirinya, putusan itu tak bisa dilaksanakan (batal demi hukum). Nantinya putusan itu tak bisa diajukan PK kembali, kata Harifin.

Jika ada orang yang tak puas dengan putusan PK itu boleh saja melapor ke KY, itu hak masing-masing orang.

Seperti diketahui, pada Rabu (25/8) lalu, Komisaris PT Timurama Palopo Abdul Wahid yang diwakili kuasanya, Hamim Naiem melaporkan tiga orang hakim agung yang memutus perkara PK antara Abdul Wahid dan Yen Tang alias Soedirjo Aliman, pengusaha otomotif terbesar di Makassar. Hamim menilai para hakim agung dinilai tak professional yang mengabulkan PK yang diajukan Yen Tang atas kasus sengketa tanah di Makassar.

Putusan itu dinilai cacat hukum karena majelis PK yang terdiri dari Zaharuddin Utama, Suwardi, dan Timur Manurung mempertimbangkan novum berupa kwitansi yang diduga palsu. Kini, Yen Tang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan kwitansi tertanggal 17 September 1987 atas nama Fahruddin Dg Lurang itu.[jat]
#ma #novum #pk #palsu
BERITA TERKAIT
BMKG Catat 25 Kali Gempa Susulan di Aceh
1.669.351 Jiwa Masuk DPT KPU Jakbar
Gempa Aceh, Balita Ditemukan Selamat di Reruntuhan
Polri Saran Sidang Ahok Digelar di PRJ Kemayoran
Pasca-gempa, Sekolah di Pidie Diliburkan
Inilah Penampakan Bangunan Rusak Akibat Gempa Aceh
Pemerintah Diminta Cepat Tanggap Respon Gempa Aceh

ke atas