LINTAS JABAR

Rabu, 20 Februari 2013 | 19:43 WIB

Pasar Modern di Sumedang Sudah capai Titik Jenuh

Vera Suciati
Pasar Modern di Sumedang Sudah capai Titik Jenuh


INILAH, Sumedang - Keberadaan pasar modern di Sumedang, terutama minimarket, sudah mengalami kejenuhan. Hal ini akibat sudah banyaknya didirikan minimarket hampir di seluruh wilayah di Sumedang. Terkait hal ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ramdan Ruhendi menyebutkan, pemkab Sumedang perlu melakukan moraturium pasar modern dan segera dilakukan pembenahan terhadap pasar modern.

Pemkab Sumedang mungkin harus melakukan moratorium pasar modern atau melakukan pembenahan minimarket karena keberadaannya kini sudah banyak sehingga menimbulkan kejenuhan bagi warga Sumedang, kata Ramdan, Rabu (20/2/2013).

Menurut Ramdan, saat ini sedikitnya ada 40 unit minimarket yang tersebar di 12 kecamatan di Sumedang. Angka ini terus bertumbuh dalam satu dan dua tahun terakhir. Bahkan keberadaan minimarket pun kini sudah merambah ke kecamatan-kecamatan terpencil di Sumedang.


Karena memang cukup banyak jadi sekarang iklim usahanya sudah mengganggu terhadap pasar tradisional, kata Ramdan.

Alih-alih pemkab tidak menata pasar tradisional untuk memberikan kembali daya saing pada pasar tradisional, pemkab pun kini tidak mengatur keberadaan pasar modern atau minimarket baik dari segi jam layanan, jarak maupun sistem penjualan.

Dulu memang sempat ada perbup namun produk hukum itu tidak diperbaharui setiap tahunnya dan tidak ada pengawasan yang terus menerus dan berkelanjutan, sehingga minimarket kini tumbuh liar lagi, kata Ramdan.[ang]
#pasar modern #sumedang
BERITA TERKAIT
Toyota Jadi Merek Mobil Favorit Keluarga Indonesia
Ada Harta Cagub/Cawagub DKI Diluar Negeri?
Di MU Ibra Bukan Butuh Uang Banyak
Astra Gelar Lomba Lari Bertema Lingkungan di Bali
Videotron Porno, Potret Miring Pemimpin Jakarta
Wenger dan Pochettino Berebut Latih Inggris?
Honda Resmikan Diler Baru di Kota Bogor

ke atas