NASIONAL

Rabu, 06 Maret 2013 | 14:30 WIB

Polri Akui Ada Pelanggaran dalam Video Kekerasan

Wahyu Praditya Purnomo
Polri Akui Ada Pelanggaran dalam Video Kekerasan
Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Sutarman inilah.com/Agus Priatna


INILAH.COM, Jakarta - Mabes Polri menyesalkan adanya kekerasan yang dilakukan oknum petugas kepolisian di Poso. Kepolisian pun mengakui adanya pelanggaran dalam penanganan teroris.

"Bahwa ada pelanggaran memang benar, dan ini tidak boleh sampai ada lagi kejadian serupa," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Sutarman, Rabu (6/3/2013).




Dia menegaskan, hingga saat ini Mabes Polri telah menindak tegas seluruh anggota atau oknum kepolisian yang terlibat dalam kekerasan di video tersebut. "Sudah kita ambil tindakan secara etika dan profesi," ungkapnya.

Terkait video kekerasan yang diduga dilakukan anggota Densus 88 terhadap tersangka teroris mendapat kecaman beberapa kalangan, khususnya ormas Islam. Sejumlah ormas Islam bahkan mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan pelanggaran yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror tentang penangkapan teroris. Mereka menyerahkan bukti rekaman video sebagai bukti adanya pelanggaran yang dilakukan anggota polisi di lapangan. [mvi]
#mabes polri #din syamsuddin #densus #video kekerasan
BERITA TERKAIT
Pengamat Kritik Tuntutan Jaksa KPK di Sidang e-KTP
350 Polisi Amankan Malam Takbiran di Ternate
Indonesia Kecam Aksi Serangan Bom di Pakistan
Polisi Tutup Jalur Wonosari untuk Takbir Keliling
Polda Bali Selidiki Sindikan Kaburnya Napi Asing
Kemenlu: Tak Ada WNI Korban Ledakan Pakistan
Risma: Takbirannya di Masjid Saja

ke atas