LINTAS JABAR

Kamis, 14 Maret 2013 | 16:54 WIB

Kota Sukabumi Butuh PPNS Bidang Tenaga Kerja

Budiyanto
Kota Sukabumi Butuh PPNS Bidang Tenaga Kerja
inilah.com
INILAH, Sukabumi - Hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi belum memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bidang Tenaga Kerja. Padahal keberadaannya sangat dibutuhkan dalam pengawasan permasalahan ketenagakerjaan.

"Sampai sekarang Kota Sukabumi belum mempunyai petugas PPNS bidang ketenagakerjaan," kata Kepala Seksi Penempatan, Pendayagunaan Tenaga Kerja, dan Produktivitas pada Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Sukabumi, Agus Adri Amsyah kepada wartawan, Kamis (14/3/2013).

Menurut Agus, PPNS bidang ketenagakerjaan ini mempunyai peranan penting dalam pengawasan dan penyelesaian ketenagakerjaan. Seperti pengawasan penerapan pembayaran upah minimum kota (UMK) di sejumlah perusahaan.

"Karena belum ada PPNS, sehingga ketika terjadi pelanggaran di lapangan maka upaya penindakan menjadi terhambat," terangnya.


Agus menuturkan, sebenarnya Dinsosnakertrans sudah lama meminta agar kekosongan PPNS segera diisi. Namun hingga kini belum ada kepastian terkait jawaban atas permintaan tersebut.

"Kota Sukabumi hanya membutuhkan minimal satu orang PPNS bidang tenaga kerja. Jumlah ini pun masih kurang dibandingkan dengan luasan wilayah pemantauan yang mencapai tujuh kecamatan," tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, Faizal Bagindo menyatakan, keberadaan PPNS bidang tenaga kerja sangat penting dan diperlukan. "PPNS bidang tenaga kerja penting, sehingga hak-hak pekerja dapat lebih terlindungi," ujar politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Faizal menambahkan, pihak DPRD sudah mengajukan ke pihak pemerintah untuk segera mengisi kekosongan PPNS bidang tenaga kerja. "Kami sudah mengajukan ke eksekutif, namun sayangnya hingga sekarang masih kosong," tegasnya.[ang]
#kota sukabumi #ppns #bidang tenaga kerja
BERITA TERKAIT
Maruarar: Generasi Muda Harus Belajar dari Senior
MU Kalah Karena Pogba Ditarik Keluar
Cara Berdoa Ketika Rukuk dan Sujud
KSAU Paling Potensial Naik jadi Panglima TNI
Robert Pakpahan Dirjen Pajak? Ini Kata Menkeu Ani
HMPI Laporkan Novanto ke MKD
DPR Minta Aturan Holding BUMN Dirombak Total

ke atas