EKONOMI

Sabtu, 16 Maret 2013 | 12:16 WIB

Indonesia Diajak Membangun Ekonomi Irak

Wiyanto
Indonesia Diajak Membangun Ekonomi Irak
Menkoperekonomian Hatta Rajasa inilah.com/Wirasatria


INILAH.COM, Baghdad- Pada pertemuan Menkoperekonomian Hatta Rajasa dengan Deputi Perdana Menteri Irak Bidang Energi, Irak mengajak Indonesia membangun perekonomian di negara mereka.

Kunjungan yang dilakukan ke Irak 14/3/2013 kemarin menyepakati Pertamina membeli 33 ribu barel minyak mentah Basrah Light dari State Oil Marketing (SOMO) Irak."Ini berlaku periode 1 Mei - 31 Desember 2013," kataHatta Rajasa dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3/2013).

Pada kunjungan ke Irak 14 Maret 2013, Menkoperekonomian didampingi oleh 50 orang, terdiri dari pejabat pemerintah RI, Pertamina, Wijaya Karya dan Kadin. Sektor yang dibahas adalah telekomunikasi, infrastruktur dan energi.


Untuk sektor telekomunikasi, Irak mengundang PT Inti mempresentasikan program-program yang akan ditawarkan kepada Irak. Di antaranya Broadband Network Modernization dan pembangunan jaringan kabel telepon berbahan fiber optic.

Sedangkan di sektor infrastruktur, di Irak PT Wijaya Karya mempresentasikan rencana pengembangan usaha berupa berbagai proyek di Irak yang ditandai dengan pembukaan kantor perwakilan di Bagdad Irak.

Selain itu, Irak jugamenawarkan kerjasama untuk memproduksi pupuk dengan membangun pabriknya di Irak."Sebagai tahap awal PT Pupuk Indonesia tertarik bekerjasama di bidang pengadaan bahan baku pupuk," tuturnya.[ast]
#indonesia #irak
BERITA TERKAIT
Daya Beli Membaik, PLI Pasarkan 100 Unit Apartemen
B&R Sulit Terwujud Tanpa Indonesia
(Strategi Menkeu Sri Mulyani Diterapkan) Tokyo Rangkul Beijing Untuk Kerjasama
KESDM Terus Dorong Pemanfaatan Energi Bersih
Kemendag Sederhanakan 32 Perizinan Ekspor Impor
Koperasi harus Segera Lakukan Perubahan
Mendag Akui Bawang Putih Mahal karena Stok Kurang

ke atas