INILAHKORAN.COM - LINGKAR BANDUNG
twitter facebook
Minggu, 21 April 2013 | 13:20 WIB

Kota Cimahi Siap Gelar UN Tingkat SMP/MTs

Oleh: Ariez Riza Fauzy
Kota Cimahi Siap Gelar UN Tingkat SMP/MTs
ilustrasi

INILAH, Cimahi - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/ MTs, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disidikpora) Kota Cimahi sudah menerima distribusi naskah soal UN yang dipusatkan di Pemkot Cimahi Gedung B lantai 1, Jalan Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi.

Kepala Bidang Dinas Pendidikan Dasar, Hartati Mengatakan, hingga sejauh ini pihaknya masih menunggu distribusi naskah soal untuk Sekolah Luar Biasa (SLB). "Kami masih menunggu naskah soal untuk SLB, itu pun cuma nebeng distribusi soal saja, informasinya nanti malam datang," ujar Hartati di pemkot Gedung B, Kota Cimahi, Minggu (21/4).

Hartati menjelaskan, di wilayah Kota Cimahi terdapat 13 SMP negeri, 25 SMP swasta, 1 MTs negeri dan 12 MTs swasta. Selain itu, terdapat enam sekolah yang digabung ke SMP lain.

"Total sekolah yang mengikuti UN sebanyak 51 sekolah, dengan total peserta UN sebanyak 7.532 siswa. Ada 6 sekolah yang bergabung karena jumlah siswanya minim," katanya.

Dia menegaskan, hingga sejauh ini tidak ada kendala yang signifikan. Pihaknya menjamin lancarnya pelaksanaan UN di Kota Cimahi. "Kami pastikan untuk distribusi soal sudah terkumpul, datanya kan sudah jelas," tegasnya.

Sedangkan, tambah dia, untuk mekanisme pengambilan soal ujian, pihaknya sudah mempersiapkan prosedur bagi setiap sekolah yang hendak mengambil naskah soal. Dengan disertai surat tugas dari kepala sekolah, petugas baru bisa membawa naskah soal stelah ada berita acara.

"Tentunya petugas pengambil naskah soal harus disertai surat tugas dari kepala sekolah untuk mengambil naskah, setelah itu kami buatkan berita acaranya," ungkapnya.

Kadisdikpora Kota Cimahi, Eddy Junaedi mengatakan, pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs untuk distribusi naskah soal berjalan lancar. "Nampaknya sekarang lebih tertib, kalau yang kekeliruan kemarin itu salah persepsi saja tertukar tidak ke wilayah lain, hanya satu dua sekolah dalam lokasi yang berdekatan," jelas Eddy.

Dia menambahkan, kebijakan setiap soal yang kurang akan diantisipasi dengan mencari kelebihan soal di kelas lain atau di sekolah lain. Adapun, lanjut dia, seandainya kelebihan naskah soal dikelas atau di sekolah lain tidak ada, maka kebijakan memfoto kopi naskah soal diperbolehkan.

"Jika naskah soal memang sudah tidak ada di kelas atau di sekolah lain, maka opsi memfoto kopi naskah soal diperbolehkan, hal itupun berlaku untuk penambahan waktu," terangnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar pelaksanaan UN mulai Senin (22/4) hingga Kamis (25/4) tersebut, dapat berjalan lancar. "Tentunya kami berharap tidak ada kendala dalam pelaksanaan UN ini, karena kan salah satu indikasinya wilayah Kota Cimahi ini kan relatif kecil, sehingga mudah-mudahan bisa terntisipasi kendala sekecil apapun," pungkasnya.[ang]

BERITA TERKAIT
Kembali ke atas