METROPOLITAN
twitter facebook
Minggu, 26 Mei 2013 | 16:00 WIB

Gaya Kepemimpinan Jokowi Standar

Oleh: Fadhly Dzikry
Gaya Kepemimpinan Jokowi Standar
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo - (inilah.com/Agus priatna)

INILAH.COM, Jakarta - Gaya kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang sering turun langsung kelapangan dinilai merupakan hal biasa dan standar dilakukan seorang pejabat. Sebab, memang seharusnya pejabat mendekatkan diri dengan rakyatnya. Hal itu disampaikan peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ardian Sopa.

"Yang dilakukan Jokowi hal standar yang dilakukan pemimpin, memang seperti itu yang seharusnya dilakukan pemimpin," ujarnya di kantor LSI, Jakarta, Minggu (26/5/2013).

Hal itu disampaikannya terkait ketidakpuasan publik terhadap politikus yang banyak melakukan korupsi dan lebih mementingkan diri pribadi dan kelompok daripada mementingkan rakyat.

LSI merilis sebanyak 83.10% masyarakat tak percaya pada politikus pasca reformasi bergulir.

"Jokowi antitesis dengan pemimpin-pemimpin sekarang yang mengagung-agungkan jabatan, Jokowi selama ini dinilai bagus karena sebelumnya banyak politikus yang hanya mementingkan jabatan," katanya.

"Memang efek Jokowi seakan-akan mempunyai figur baru, tapi bila kita lihat seksama sosok Jokowi biasa, insya Allah pemimpin yang akan datang, pemimpin yang lebih dari Jokowi, sehingga apatis masyarakat tidak semakin tinggi (pada politisi)," tandasnya. [yeh]

Tag : # jokowi  
BERITA TERKAIT
Close
2  Komentar
Image Komentar
TAHRIR - Rabu, 10 Juli 2013 | 00:16 WIB
Ya jokowi itu sosok yang rendh hati dan peduli pada rakyat kecil semoga masa depan yang akan datang jokowi bisa memimpin bangsa indonesia
Image Komentar
SAMIER EFFENDY - Minggu, 9 Juni 2013 | 20:35 WIB
Lahirnya jokowi sebagai gubernur dki jakarta, adalah sosok pemimpin pemberi teladan bagi pemimpin-pemimpin lainnya. dengan kepemimpinan yang benar-benar merakyat yang dibuktikan seringnya turun lapangan, melihat, mendengar, dll tentang keadaan dan apa yang menjadi keinginan rakyatnya, artinya pemimpin yang tidak banyak menghabiskan waktunya diatas meja namun, ia adalah seorang pemimpin yang meluangkan waktunya, tenaga serta faktor pendorong lain hingga ia dapat bertemu rakyatnya.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Kembali ke atas