METROPOLITAN

Selasa, 04 Juni 2013 | 04:15 WIB

Kasus Tito Kei Jangan Mengulang Kasus Petrus

Silvia Ramadhani
Kasus Tito Kei Jangan Mengulang Kasus Petrus
Adik dari John Kei, Tito Refra Kei (Foto: youtube)


INILAH.COM, Jakarta - Pihak kepolisian diminta serius dalam mengungkap kasus pembunuhan terhadap adik dari John Kei, Tito Refra Kei, yang tewas ditembak pada Jumat (31/5/2013) pekan lalu. Jangan sampai kejadian ini mengulang kembali kasus Penembakan Misterius (Petrus) yang terjadi pada masa orde baru.

"Jangan sampai kasus Petrus, penembak misterius yang terjadi pada masa orde baru terulang. Siapa yang dianggap preman atau melalukan tindakan-tindakan kejahatan atau membuat onar ditembak oleh orang misterius," ujar Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pandajajaran, I Gede Pantja Astawa kepada INILAH.COM, Senin (3/5/2013).


Menanggapi isu tentang upaya pemberantasan preman yang dilakukan oleh okmun-oknum tertentu, Pantja menuturkan bahwa penembakan tersebut tetap tidak dapat dibenarkan. Hal ini karena Indonesia merupakan negara yang berlandaskan hukum.

"Ini bukan negeri koboi. Tindakan yang demikian tidak dapat dibenarkan, apapun motifnya dan siapapun pelakunya," katanya.

Untuknya Pantja menyatakan bahwa dalam menangani kasus ini, Kepolisian harus bekerja dengan sungguh-sungguh. Kasus tersebut perlu di usut sampai tuntas, terlepas dari apapun motifnya. "Ini menjadi tugas utama kepolisian untuk mengunsutnya dengan tuntas," tandasnya.[bay]
#john kei #tito refra #ditembak #polisi
BERITA TERKAIT
4 Anggota Polda Metro Alami Gangguan Jiwa
Dituduh Provokator, Mahasiswa Dipukuli Buruh
Aksi Buruh Ramaikan Car Free Day
May Day, Polisi Siapkan Rekayasan Lalin
Kebakaran di RM Bebek Bengil, Disebabkan Kompor
Rumah Makan di Kawasan Bundaran HI Terbakar
Massa Buruh Sepakat Tak Ada Orasi di Car Free Day

ke atas