LINTAS JABAR

Kamis, 27 Juni 2013 | 13:42 WIB

KPU Garut tak Gentar Hadapi Gugatan Pilbup 2013

Zainulmukhtar
KPU Garut tak Gentar Hadapi Gugatan Pilbup 2013
INILAH.COM, Garut - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut menyatakan siap menghadapi kemungkinan munculnya gugatan secara hukum dari pihak yang merasa tidak puas atas tidak lolosnya sejumlah bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Garut menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Garut pada Pilbup Garut 2013.

Hal itu menyusul protes yang disuarakan sejumlah pendukung pasangan balon perseorangan, Wati Krisnawati-Erri Syafrudin, atas gagalnya pasangan balon tersebut dalam pencalonan akibat jumlah tambahan dukungannya yang dinyatakan tak memenuhi syarat oleh KPU Garut, baru-baru ini.


"KPU siap saja kalau memang mau ada yang menggugat. Pasangan Wati-Erri itu kan memang gugur karena jumlah syarat tambahan dukungannya tak memenuhi persyaratan. Jika tak merasa puas, ya ada saluran hukum. Kita buktikan saja di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) supaya jelas. Dan kita akan menerima apapun hasilnya," kata Komisioner KPU Kabupaten Garut, Abdal, Kamis (27/6).

Abdal mengakui beberapa orang tim sukses pasangan Wati Krisnawati-Erri Syafrudin menyebut dirinya Balad Waris sempat mendatangi KPU pada Rabu (26/6). Mereka mempertanyakan tak diterimanya Berita Acara terkait dinyatakannya pasangan Wati-Erri gugur dalam pencalonan karena jumlah tambahan dukungan tak memenuhi syarat.

Mereka juga mempertanyakan 3 boks berkas tambahan dukungan yang hilang ketika dititipkan di ruang kerja Ketua KPU Garut, Aja Rowikarim, menjelang penyerahan tambahan berkas dukungan. Balad Waris bahkan menuding KPU bermain mata dengan pihak tertentu untuk meloloskan pasangan balon tertentu dengan menyingkirkan pasangan Wati-Erri dari pencalonan.[jul]
#kpu garut #pilbup 2013
BERITA TERKAIT
MUI Sesalkan Putusan MK Terkait Pasal Kesusilaan
Ford Hadirkan Fitur Pengereman Darurat Otomatis
Rekor Baru IHSG Cermin Kuatnya Fundamental Ekonomi
Pengurus Panti Cinta Kasih Terbukti Cabuli 9 Bocah
Gus Yasin Minta Restu ke Keluarga Gus Dur
(Soal Reklamasi Teluk Jakarta) Anies Bahas Surat Kedua Sebelum Dikirim ke BPN
Moyes Bantah Carroll Didekati Chelsea

ke atas