EKONOMI

Kamis, 15 Agustus 2013 | 11:11 WIB

Harga Ikan Mas di Subang Naik 30%

Zaenal Mutaqin
Harga Ikan Mas di Subang Naik 30%
foto: istimewa
INILAH.COM, Subang - Banyaknya ikan yang mati di kawasan jaring apung Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, membuat harga ikan mas di Kabupaten Subang naik sekitar 30% dari hari-hari biasanya.

"Dari harga beli borongan di petani Rp19 ribu, saat ini naik menjadi Rp25 ribu per kilogram," kata Sekretaris Kelompok Budi Daya Ikan Tawar Abidin (Ka-Bita) Kabupaten Subang, Atang Suhanda saat dihubungi INILAH.COM, Kamis (15/8/2013).

Kenaikan harga ikan mas seusai Idul Fitri, lanjutnya, sudah menjadi tradisi. Akan tetapi biasanya kenaikanya itu di kisaran 15%.


"Informasi dari para bandar ikan mas yang biasa beli ikan Jatiluhur, katanya ikan-ikan di sana banyak yang mati. Mungkin itu juga yang memicu harga ikan ini masih naik," paparnya.

Pemdudi daya ikan mas, Cahdi mengatakan benih ikan dan pakan ikan sejak satu minggu yang lalu juga ikut naik. Awalnya, harga benih ikan mas ukuran 10-15 ekor per kg sebesar Rp21 ribu per kg, namun saat naik menjadi Rp26.000. Begitupun harga pakan dari satu kuintal pakan naik Rp1.500 dari harga jual sebelumnya.

"Iya harga ikan naik, namun benih dan pakan juga ikut naik. Kami berharap dalam hal ini perlu ada kontrol dari pemerintah daerah," pungkasnya.[jul]
#ikan mas #harga #subang
BERITA TERKAIT
Karena China, Harga Batubara Acuan Sempal 0,8%
Gas Industri Masih Mahal Kemenperin Umbar Janji
Impor Ditutup Bikin Harga Daging Sapi Tetap Mahal
Pangan dan Rokok Bikin Inflasi Tinggi di November
Tembok Besar Halangi PGE Kembangkan Panas Bumi
RI Optimistis Kelola Ketahanan Iklim Bangsa
Dukungan Perbankan untuk Ekonomi Kreatif Jeblok

ke atas