EKONOMI

Rabu, 04 September 2013 | 10:24 WIB

SKK Migas Bentuk Wadah Pengaduan Korupsi

Ranto Rajagukguk
SKK Migas Bentuk Wadah Pengaduan Korupsi
(foto:ilustrasi)


INILAH.COM, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengklaim telah membentuk dan memiliki wadah guna menampung pengaduan tindak pidana korupsi.

"Kami telah memiliki wadah untuk menampung pengaduan stakeholders terhadap kejadian atau potensi terjadinya korupsi, suap dan praktek kecurangan lain," ujar Plt Kepala SKK Migas, Johanes Widjonarko, di kantor SKK Migas, Jakarta, Rabu (4/9/2013).


Menurut Johanes, dengan langkah ini maka merupakan momentum yang tepat melakukan langkah-langkah korektif guna terciptanya sebuah institusi kredibel.
Dia juga menyampaikan, upaya perbaikan yang terjadi kini merupakan berbagai upaya pembenahan hanya akan berhasil dengan dukungan semua pihak. "Kami ingin wujudkan SKK Migas dan industri hulu migas yang bersih dan bebas KKN," kata Johanes.

Selain itu, Johanes menjelaskan, para Kontraktor Kontrak Kerja Sama mau pun stakeholders lain ikut menjaga agar pekerja SKK Migas dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. "Upaya untuk menegakkan good corporate governance merupakan tanggung jawab bersama. Demikian juga terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Johanes. [mel]
#kepala skk migas #johanes widjonarko #wadah
BERITA TERKAIT
Inilah Alasan DPR Perlu Kebut Revisi UU Migas
(Sepanjang Tahun 2016) Bea Cukai Amankan 176 Juta Batang Rokok Ilegal
(Kategori BUMN Keuangan Non-Listed) PT Jasa Raharja Juara III ARA 2015
Ini Alasan Menkeu Naikkan Tarif Cukai Rokok
Ikut Tax Amnesty, Ini Laporan Boy Rafli Amar
Demi Kesehatan, Cukai Rokok Naik Jadi 13,46%
Korpri: PNS Harus Jadi Role Model Tax Amnesty

ke atas