NASIONAL

Rabu, 04 September 2013 | 15:26 WIB

Teroris Poso Direkrut Secara Sporadis

Anton Hartono
Teroris Poso Direkrut Secara Sporadis
(Foto : ilustrasi)


INILAH.COM, Jakarta - Kapolres Poso AKBP Susnadi mengakui Poso menjadi wilayah yang rawan dengan teroris. Bahkan cara perekrutan anggotanya, dilakukan secara sporadis dan dengan mengirim mentor-mentor dari Afganistan yang memiliki keahlian khususnya bidang persenjataan.

"Pola rekrutnya sporadis yaitu mengirimkan mentor-mentor untuk melatih membuat senjata dan melakukan kegiatan. Semua jaringan teroris itu pasti berhubungan dengan Poso, mantan perkumpulan dari Afganistan," ujar AKBP Susnadi usai acara penutupan Apel Kasatwil di Mako Brimob, Depok, Rabu (4/9/2013).


Menurutnya, para teroris itu awalnya melakukan operasi pusat yang dikendalikan dari Poso. Namun saat ini pola tersebut berubah yakni merekrut orang dari luar dengan cara melatih orang baru yang sebelumnya didoktrin dan dipersenjatai.

Dia juga mengatakan, Poso menguntungkan bagi kelompok teroris untuk mengembangkan kegiatannya. Pasalnya, wilayah tersebut selain memiliki struktur yang berbukit, daerah tersebut juga memiliki nilai sejarah yang bagi mereka dianggap suci untuk melakukan jihad.

"Poso jadi pusat teroris, dari ustaz yang ternama yang disegani di kelompoknya. Disana jadi tempat latihan, rekrutmen, dan sebagai penyimpanan senjata," kata dia. [mvi]
#teroris poso #teroris
BERITA TERKAIT
Kadensus Dilaporkan ke KPK, Polri Pasang Badan
Polres Klaten Koordinasi dengan Polda Soal Siyono
Kasus Siyono, Dua Anggota Densus Ajukan Banding
(Merasa Tak Adil) Keluarga Laporkan Kasus Kematian Siyono ke Polisi
(Kejar Teroris Santoso) Polri Perpanjang Operasi Tinombala Selama 60 Hari
PDIP Ingin Wewenang Bawaslu Diperkuat
Jokowi Lantik Kepala Daerah Definitif di Istana

ke atas
X