NASIONAL

Sabtu, 09 Mei 2015 | 13:05 WIB

Kegaduhan Politik Dinilai Berimbas ke Ekonomi

Aris Danu
Kegaduhan Politik Dinilai Berimbas ke Ekonomi
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto menilai kegaduhan politik ditingkat elit beberapa waktu lalu berimbas pada buruknya perekonomian Tanah Air hingga sekarang ini.

Kalau dilihat memang kegaduhan politik di Tanah Air membuat ekonomi semakin parah, artinya persepsi publik, persepsi kalangan industri, dan pebisnis itu semakin melemah terhadap kepercayaan kepada pemerintah, kinerja terhadap kabinet dan seterusnya, kata Nico dalam diskusi Perspektif Indonesia dengan tema Surutnya Kinerja Ekonomi-Politik Kabinet Kerja di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5).

Nico menambahkan, ketika kegaduhan politik beberapa waktu lalu mulai muncul dan menjadi sorotan diberitakan media, di situ sudah muncul keraguan dikalangan dunia usaha yang berdampak pada menurunnya pertumbuhan ekonomi.

Pada saat mulai ramai kasus politik, KPK dengan Polri sebenarnya ekonomi sudah mulai ada pelambatan karena ada keraguan dikalangan dunia usaha apakah mungin pemerintah dengan DPR bisa menyelesaikan APBNP waktu itu, ujarnya.

Keraguan dari kalangan dunia usaha merupakan imbas dari persepsi yang lemah terhadap pemerintah, ditambah lagi naiknya nilai tukar dolar terhadap rupiah yang menambah semakin terpuruknya pertumbuhan ekonomi nasional.

Jadi ada persepsi yang melemah, tandasnya. [ton]

#Populi Center Nico Harjanto
BERITA TERKAIT
Eksistensi Wadah Pegawai KPK Dikritik
Bareskrim Didesak Tuntaskan Kasus Denny Indrayana
Bawa Sajam Buat Bergaya, Warga Gresik Ditangkap
Cerita Bamsoet ke Jokowi Soal Pembahasan RKUHP
Jokowi Minta Tak Terpancing Hoaks Soal Wamena
Dukung Airlangga, Aziz Harapkan Team Work Kuat
Jokowi Minta DPR Tunda Pengesahan 4 RUU

kembali ke atas