GAYA HIDUP

Rabu, 29 Juli 2015 | 15:51 WIB

Tenun Ikat Kediri Ingin Mendunia

Arief Bayuaji
Tenun Ikat Kediri Ingin Mendunia
(Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Kediri ingin tenun ikat Kediri mendunia. Bagaimana Bisa?

"Saya hadir di sini untuk memperkenalkan tenun kediri, nama produknya tenun ikat Kediri. Ini bukan kali pertama saya memperkenalkan tenun ikat Kediri. Beberapa duta besar sudah saya perkenalkan," jelas istri Walikota Kediri Ferry Silviana Feronica setelah bertemu Minister UK for Small Business Anna Soubry di Women in Leadership in The UK and Indonesia, seperti keterangan tertulis, Rabu (29/07/2015).

Perempuan yang akrab dengan panggilan Bunda Fey ini lantas berharap tenun ikat kediri mendunia. Wujud nyatanya, ia sudah berkolaborasi dengan desainer ternama di Tanah Air mengembangkan mode dan fesyen tenun ikat Kediri.


"Saya akui jenis usaha di Kediri memang banyak, tapi untuk kerajinan, produk UKM tenun ikat merupakan yang terbaik. Semua kota punya batik, tapi saya mau bilang kalau tenun di kediri sangat layak diangkat. Banyak yang bikin campaign batik, tapi sepertinya hanya ikut-ikutan, saya nggak bilang batik nggak penting ya, tetapi di kota kami, tenun ikat memang sudah menjadi produk yang jauh lebih matang karena memang sudah lama ada di Kediri. Tenun ikat merupakan bagian dari tradisi yang sangat bernilai," ujar dia.

Ia menambahkan bahwa dirinya yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) lantas harus melakukan sesuatu, seperti memasarkan Tenun Ikat Kediri. "Ya, saya manfaatkan untuk mempromosikan tenun ikat kota Kediri," papar dia.

Sejauh ini, ia mengaku kerap menghadapi beberapa kendala. Ia mengatakan, "Tenun ini kita sudah ekspor. Permintaan sebenarnya banyak, tapi karena ini hand made jadi nggak bisa banyak dan cepat diciptakan, ini berarti kan bukan karena tidak diminati. Makanya karena punya nilai tersendiri, kami harus mendukung promosi dengan cara yang berbeda juga."

"Saya ajak dinas perindustrian untuk ikut mendukung. Yang terlibat di UKM ini satu desa, Desa Bandar Kidul namanya yang lebih dari 15 home industri dengan jumlah karyawan 10 hingga 60 orang. Tentu ini potensi ekonominya besar," tandas dia. [aji]
#tenun ikat kediri #ferry silviana feronica
BERITA TERKAIT
Pentingnya Menjaga Diri Saat di Jalan Raya
Intip Tujuh Menu Baru Mango Mango Indonesia
Philips CEC Buka Gerai untuk Gaya Hidup Sehat
Intip Gaya Hidup Sehat Ferry Salim
Bebas Alkohol, Parfum Ulama Ini Klaim Bawa Berkah
PPLIPI Tingkatkan Solidaritas Antar Perempuan
Kacang Hijau dan Daun Adas Picu Produksi ASI

ke atas