GAYA HIDUP

Selasa, 31 Mei 2016 | 18:28 WIB

Tiga Buku Raih Award, Kuliner RI Kian Dikenal

Tiga Buku Raih Award, Kuliner RI Kian Dikenal
Buku "Selamat Makan-Let's Cook" (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tiga buku kuliner Indonesia berhasil menembus nominasi Gourmand World Cookbook Awards 2016. Pengumuman pemenang penghargaan bakal digelar di kota Yantai, Tiongkok.

Buku pertama yang mendapat penghargaan adalah "Selamat Makan-Let's Cook Indonesian Food" menjadi nominator (Short List) "Best Culinary Travel Book". Buku terbitan Kementerian Pariwisata Indonesia ini disusun tim Spice it Up! Indonesia. Buku kedua adalah "30 Indonesian Traditional Culinary Icons" yang ditulis Bondan Winarno dengan dukungan Kemenpar masuk dalam kategori "Special Awards". Sementara buku "Trailing the Taste of Gorontalo" terbitan Omar Niode Foundation masuk nominasi di kategori "Best Asian Cuisine Book" dan "Best Charity and Fund Raising Cookbook."

" Berkompetisi bersama negara-negara lainnya di kategori buku kuliner travel terbaik, adalah hal yang sangat membanggakan. Tiga buku kuliner Indonesia bisa masuk dalam daftar nominasi Gourmand Awards yang sangat bergengsi. Mudah-mudahan tiga buku ini dapat meraih yang terbaik," ungkap Noviendi Makalam, Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Minggu (29/5/2016).

Gourmand World Cookbook Awards digagas Edouard Cointreau dan Remy Martin guna memberikan pengakuan dan penghormatan bagi para penulis dan penerbit buku-buku mengenai kuliner dan kebudayaan dari seluruh dunia. Tahun ini panitia Gourmand World Cookbook Awards menerima lebih dari 20.000 buku terbitan 209 negara yang berkompetisi di 92 kategori buku masak dan budaya kuliner serta 29 kategori Wine & Drinks.

Menurut Noviendi, salah satu cerminan keragaman kekayaan alam dan budaya Indonesia terlihat dari sajian kreasi masakannya. Melalui buku-buku kuliner tersebut, Indonesia bisa mempromosikan destinasi wisata sekaligus ragam kelezatan kulinernya yang sudah mendunia.

Kesty Pringgoharjono dari tim penyusun Spice it Up! Indonesia menambahkan bahwa "Selamat Makan" adalah buku paduan kuliner dan travel. Terdapat beragam menu masakan Indonesia yang dipadukan dengan destinasi wisata.

"Cerita menarik mengenai asal usul makanan dan bumbu yang dipakai tercantum di dalamnya. Bukunya juga dilengkapi desain grafis dan foto yang menarik. Pembaca dapat menemukan QR code untuk bisa menyaksikan video memasak menu yang ada," terang Kesty Pringgoharjono.

Menteri Pariwisata Arief Yahya terus mendorong kuliner nusantara untuk tampil di pentas dunia. "Potensi kita tidak kalah. Tinggal mengemas menjadi kekuatan yang memiliki commercial value, bukan hanya cultural value," tutur Arief Yahya.

Berdirinya banyak restoran Indonesia di berbagai negara adalah bukti konkret, bahwa kuliner kita juga laku di pentas global. Sama halnya dengan Chinesse Restoran, Japanesse Restoran, Korean Food, dan juga Indian Culinery. "Biarkan orang jatuh cinta di makanan dulu, sebelum akhirnya mencintai destinasi pariwisata Indonesia," ungkapnya.

#kuliner #pariwisata
BERITA TERKAIT
Menpar Janji Dukung Pariwisata di Selat Sunda
Menpar Cicipi Makanan Khas Surabaya
(Hari Pers Nasional) Penting, Akurasi Jurnalis Beritakan Bencana
Upaya Wujudkan Iklim Kondusif untuk Pariwisata
Lima Catering Terbaik di Jakarta
Angka Wisatawan Indonesia ke Jepang Masih Rendah
Empat Destinasi Super Prioritas Makin Digenjot

ke atas