NASIONAL

Jumat, 10 Juni 2016 | 18:31 WIB

Terminal Baru Bandara Djalaludin Mulai Beroperasi

Terminal Baru Bandara Djalaludin Mulai Beroperasi
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Gorontalo - Terminal baru Bandara Djalaludin Gorontalo mulai beroperasi melayani penumpang berbagai maskapai penerbangan pada Jumat (10/6/2016), sejak diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan 1 Mei 2016.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengapresiasi atas beroperasinya terminal baru Bandara Djalaludin yang sesuai target pada awal Juni 2016.

"Dengan beroperasinya bandara baru ini menjadi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang datang kepada saya setelah diresmikannnya terminal waktu lalu," kata Rusli.

Gubernur mengakui, usai peresmian masih ada beberapa hal teknis yang terus dikerjakan untuk mendukung optimalisasi layanan terminal ini, sehingga pada waktu itu terminal tersebut belum bisa langsung digunakan setelah diresmikan.

Ia berharap dengan beroperasinya terminal baru ini, maka akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan pembangunan di Provinsi Gorontalo, termasuk upaya pemerintah mendukung potensi pariwisata yang akan berpeluang meningkat seiring pelayanan maksimal di bandara.

Karena terminal baru dengan luas bangunan mencapai 12.000 meter persegi ini menjadi salah satu yang termewah di kawasan Indonesia Timur.

Dengan beroperasinya layanan terminal baru ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengharapkan adanya 'multi player effect' ekonomi, terutama yang didorong oleh sektor pariwisata.

Terminal Bandara Djalaludin Gorontalo dapat menampung 700 orang dengan gedung dua lantai serta memiliki apron untuk 6 pesawat serta fasilitas pendukung lainnya seperti lift, eskalator, loket check in, garbarata serta fasilitas pendukung lainnya. [tar]

#BandaraDjalaludin
BERITA TERKAIT
Banjir Bandang Sentani, 79 Korban Masih Hilang
PPP Tegaskan Suharso Plt Ketum Tak Langgar Aturan
Efek Domino Pengusaha dan Nahdliyin Dukung Prabowo
BNPB: Korban Tewas Banjir Sentani 104 Orang
PPP Anggap Perbedaan Internal Dinamika Biasa
Banjir di Sentani, Polri Terjunkan Anjing Pelacak
KPU Libatkan TKN dan BPN di Komite Damai

ke atas