NASIONAL

Jumat, 30 September 2016 | 16:05 WIB

Komitmen Bebas Korupsi, Bhayangkari Gandeng KPK

Komitmen Bebas Korupsi, Bhayangkari Gandeng KPK
Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati Karnavian (Foto: istimewa)
INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati Karnavian memastikan organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mengedepankan sikap bebas korupsi.

"Bhayangkari berkomitmen menjadi lembaga bebas korupsi. Ini sebagai dukungan terhadap program Kapolri," kata Tri Suswati di Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Ia menambahkan, Bhayangkari sebagai organisasi dari istri para polisi sangat berperan untuk mencegah suami mereka melakukan tindakan dan perilaku korupsi.

"Bhayangkari sebagai orang terdekat dari polisi, penting perannya untuk mengingatkan suami agar tidak korupsi," ucapnya.


Suswati pun menilai, motif tindakan korupsi tidak hanya didasari faktor ekonomi semata. Namun, perilaku serta tindakan korupsi juga dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang membentuk karakter personal seseorang.

Lebih lanjut, dalam rangka melakukan sosialisasi antikorupsi kepada seluruh Bhayangkari di Indonesia, istri dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian ini akan menggagas kerjasama dengan menggandeng KPK kedepannya.

Gagasan ini pun langsung disambut positif oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan yang juga hadir dalam kesempatan tersebut.

"Sekarang Ibu Kapolri punya inisiatif mengundang KPK untuk berbicara kepada seluruh Bhayangkari. Kebetulan, kami (KPK) punya program SPAT (Saya Perempuan Antikorupsi). Jadi, nantinya seluruh Ibu Bhayangkari didorong menjadi anggota SPAT atau paling tidak dia mengetahui cara mencegah keluarganya melakukan korupsi," ujar Basaria. [tar]
#Bhayangkari #Kpk
BERITA TERKAIT
KPK Hadapi Praperadilan Novanto dengan Matang
Novanto Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus e-KTP
Ical Hargai Pleno Golkar Terkait Novanto
Fredrich Ungkap Alasan Putri Novanto tak ke KPK
167 Penyidik Diterjunkan di Kasus Penyiraman Novel
Jaksa Agung: Kami tak Bisa Lindungi Novanto
Polri Awasi Penyidik di Kasus Penyiraman Novel

ke atas