EKONOMI

Rabu, 14 Desember 2016 | 07:29 WIB
(Menteri BUMN Rini Soemarno:)

"Pokoknya Holding BUMN Harus Terbentuk"

uji sukma medianti
"Pokoknya Holding BUMN Harus Terbentuk"
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Gagasan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno tentang peleburan (holding) BUMN, menuai sukses. Ya, sukses melahirkan pro-kontra. Termasuk DPR menolak keras ide sang menteri.

Yang paling awal, Menteri Rini ingin membentuk holding BUMN Energi. Di mana, PT Pertamina diarahkan untuk menjadi induk holding. Terkait kerasnya kritik dari kalangan pengamat ditambah DPR, apakah Menteri BUMN Rini Soemarno surut? Demikian pula kabar tentang penundaan holding energi. Berikut petikan wawancara INILAHCOM dengan Menteri Rini.

Kalangan DPR dan pengamat ramai-ramai mengkritik rencana holding migas. Apa masih akan jalan terus? Apa alasannya?
Jika ada hal-hal yang seperti itu (polemik), kan semua (bisa) dibicarakan. Proses dokumentasinya butuh waktu.

Menurut Anda, apakah rencana akuisisi, holding ataupun merger BUMN harus izin DPR?
Kita juga harus memberikan informasi kepada DPR yang sebentar lagi mau reses. Kita masih bicarakan finalisasi kita harapkan ibu menkeu berkomunikasi untuk memberikan informasi akhir ke DPR.

Apa saja yang masih jadi kendala sehingga holding BUMN energi masih belum dapat diwujudkan?
Pokoknya (holding) itu akan terbentuk. Kita menunggu proses yang sudah seperti biasa.


Itu juga yang membuat PP-nya belum juga diteken?
Ada macam-macam. Kan harus ada paraf dari menteri ini menteri itu, kan perlu waktu.

Kapan kira-kira akan selesai?
Saya harapkan akhir tahun. Kalau enggak bisa, ya permulaan tahun (2017).

Nah, Bulan Desember sudah mau selesai Bu?
Insha Allah bisa. Kalau enggak bisa, ya permulaan tahun depan.

Jadinya berapa holding?
Saya harapkan akhir tahun ini, Insha Allah bisa. Ya, tapi kalau meleset sedikit Januari.

Itu untuk holding energi dan tambang?
Iya, energi dan tambang

Apakah targetnya (holding) tetap? Rampung pada 2017?
Ya pastilah. [ipe]
#holding #bumn #faisalbasri #menteririni #pertamina
BERITA TERKAIT
PGE Kamojang Lepas Sepasang Elang Ular ke Hutan
(Pastikan Pasokan Gas) Wamen ESDM Kunjungi FSRU Nusantara Regas
Faisal: Biayai Infrastruktur Jangan Ugal-ugalan
Jokowi Resmikan Operasional KEK Mandalika
Faisal Basri: Holding BUMN Perkecil Setoran Pajak?
Pabrik Semen Pidie Dihentikan, DPR Marah-marah
Enam Daerah Baru Ini Siap Terapkan BBM Satu Harga

ke atas