GAYA HIDUP

Jumat, 10 Maret 2017 | 17:30 WIB

Ini Pop Up Market Serasa Berada di Amsterdam

Mia Umi Kartikawati
Ini Pop Up Market Serasa Berada di Amsterdam
(Foto: inilahcom/Mia Umi Kartikawati)


INILAHCOM, Jakarta - Tidak perlu pergi ke negeri Belanda untuk merasakan sensasi berjalan-jalan di kawasan Negen Straatjes Amsterdam, karena, kini bisa dirasakan di Jakarta.

Masyarakat ibu kota Jakarta dapat merasakan tersebut hanya dengan mengunjungi acara Pop Up Market yang merupakan bazzar brand lokal tematik yang rutin diadakan tiap tahun oleh para mahasiswa Universitas Prastiya Mulya.



Pada tahun ini Pop Up Market yang mengusung tema sebuah jalanan di ibukota negeri kincir angin tersebut, diadakan selama 4 hari, mulai dari 9 hingga 12 Maret 2017, dengan menghadirkan 108 tenant yang sebagian besar merupakan pebisnis-pebisnis muda dalam industri kreatif.

Pertama kali Pop Up Market dilangsungkan pada tahun 2012 terdapat 40 tenant dengan jumlah 13.790 visitors. Kemudian, tahun lalu, tenant bertambah menjadi 113 tenant dengan 51.998 visitors. Dan pada tahun 2017 dengan 108 tenant ini diharapkan dapat meraup 60.000 visitors, ungkap Dekan Universitas Prasetya Mulya, Prof. Agus W. Soehadi dalam pembukaan Pop Up Market 2017 di LG Floor, MVG Parking Area, Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Kamis (09/03/2017).


Prof. Agus menyebutkan, Pop Up Market yang merupakan murni kegiatan para mahasiswa Prasetiya Mulya tanpa melibatkan Event Organizer (EO) dari pihak luar, menjadi salah satu kegiatan yang ditunggu oleh konsumen maupun tenant, karena disini juga merupakan ajang untuk berdiskusi bagaimana pengembangan bisnis kreatif. Ini juga sebagai wadah dan panggung bagi tenant untuk menguji konsep bisnisnya, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Student Board Universitas Prasetya Mulya, M. Ari Ramadhan, menjelaskan bahwa dalam tahun ke 6 Pop Up Market ini, ia berharap dapat menjadi ajang untuk mahasiswa Prasetya Mulya untuk mengasah soffskillnya. Kami harap tenant yang bergabung di sini juga bisa mendapatkan nilai tambah untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung Pop Up Market ini, ujarnya.

Ketua Panitia Pop Um Market 2017, Hamid Gilang, menjelaskan, diangkatnya tema jalan di belanda tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan unsur kreatif dan fashion di negara tesebut. Ini mencerminkan brand-brand dari para pengusaha lokal baru yang bergabung pada acara kami ini, ujarnya.

109 tenant yang mengisi Pop Up Market 2017 tersebut terdiri dari berbagai kategori, mulai dari fashion wanita, fashion pria, aksesori, hingga food and beverage. Begitu memasuki area Pop Up Market, Area pertama adalah fashion wanita, mulai dari pakaian dan pakaian. Tersedia beberapa produk dengan harga murah. Setelah itu, pengunjung akan memasuki area fashion pria, ada kaus kaki, t-shirt.

Begitu melewati produk-produk pria, tersedia booth-booth yang diisi oleh para tenant yang baru saja merintis bisnis. Khusus di area ini, fashion wanita dan pria digabung. Uniknya lagi, sebagian besar booth menggunakan produk-produk asli Indonesia, mulai dari kain hingga batu.
#Amsterdam #pop up #market
BERITA TERKAIT
Berkunjung ke Malang, Jangan Lupa Beli Oleh - Oleh
World Tourism Park Forum 2017 Digelar November
Inilah Capaian Imunisasi MR
Kemenkes Tegaskan Imunisasi MR Aman
Ternyata Kolagen Ikan Tuna Bermanfaat untuk Kulit
Lois Merry Tangel Favoritkan Wakatobi-Labuan Bajo
Pemilihan Putri Pariwisata 2017 Digelar 25 Agustus

ke atas