EKONOMI

Jumat, 10 Maret 2017 | 17:40 WIB
(Acara Telkom Craft)

Menteri Rini Belanja Kopi Luwak Sachet

uji sukma medianti
Menteri Rini Belanja Kopi Luwak Sachet
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Ada pemandangan menarik saat Menteri BUMN Rini Soemarno membuka acara Telkom Craft 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (10/3/2017).

Usai seremoni, Menteri Rini yang penampilannya bak anak muda dan anggun, blusukan ke gerai-gerai UKM yang ada. Dia terlihat sangat santai dan aktif saat menyambangi gerai Usaha Kecil dan Menengah (UKM) maupun Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM).

Menteri Rini yang berbaju batik berwarna hijau muda, terlihat ayu dengan tas selempang. Dirinya mengaku sangat suka dengan tas berbahan rajutan, yang dibelinya saat berkunjung ke Yogyakarta.

Dia mengaku sangat bangga dan tertarik dengan event yang melibatkan UKM ataupun UMKM. Momentum untuk promosi sekaligus pembuktian bahwa produk asli Indonesia juga punya kualitas papan atas.


"Sangat bangga, senang, bahwa produk-produk UMKM kita kelihatan makin berkualitas, tentunya Telkom, BSM, dan BUMN lain bersinergi untuk bersama-sama meningkatkan kemampuan," ujarnya.

Selain itu, dalam momen yang bersamaan dengan pembukan acara Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017, ditempat yang sama pula, Menteri Rini berbelanja. "Tadi aku beli ini (bros kembang-kembang) harganya Rp 50.000," kata dia.

Setelah itu, Rini mengeluarkan satu sachet kecil kopi luwak yang disebutnya berasal dari Kalimantan Timur. Dia mengaku memang suka dengan kopi. "Soalnya aku kan seneng kopi jadi beli kopi nih, kopi luwak dari Kalimantan Timur,"sebutnya.

Sebagai informasi, kopi luwak yang dibeli Menteri Rini ternyata harganya dipatok Rp 30.000/sachet. "Harganya Rp 30.000, ini luwak lho," tukasnya.

#menteririni #umkm #bumn
BERITA TERKAIT
Perlu 1,5Tahun, Menteri Rini Bikin Holding BUMN-RS
Draf Holding BUMN Tambang Sudah di Meja Menkeu Ani
Gaduh PP 72/2016, KBUMN Klaim Lunakkan Senayan
BUMN Ini Menangi Tender PLTS 450 KWP di 7 Lokasi
Wakapolri Masuk Barisan Komisaris Pindad
PG Sulit Bahan Baku, Jangan Salahkan Petani Tebu
Tata Ulang Pabrik Gula, Menteri Rini Jalan Sendiri

ke atas