GAYA HIDUP

Rabu, 15 Maret 2017 | 07:30 WIB

Dukung Anak Muda Semakin Kreatif dan Inovatif

Mia Umi Kartikawati
Dukung Anak Muda Semakin Kreatif dan Inovatif
(Foto: PT. KINO INDONESIA)


INILAHCOM, Jakarta - Mendukung anak muda untuk semakin kreatif dan inovatif bisa dengan banyak cara. Apa saja?

Salah satunya adalah yang dilakukan oleh PT. Kino Indonesia, Tbk, yang menggelar Kino Youth Innovator (KYI) 2017 dengan tema Advancing Indonesia Through Local Heritage. Kompetisi tahunan ini bertujuan untuk memotivasi kaum muda agar kreatif dan berani berinovasi untuk memenangkan kompetisi di era pasar bebas saat ini.



Diberlakukannya MEA ini justru menjadi tantangan dan peluang bagi bangsa Indonesia untuk memenangkan persaingan. Dan inovasilah kuncinya, jelas Benny Kurniawan, HR Director PT. Kino Indonesia, Tbk saat ditemui di kampus UNIKA ATMAJAYA, Jakarta, Selasa (15/03/2017).


Sebagai rangakaian dari KYIA, Kino juga mengadakan talkshow di 5 universitas di Indonesia, diantaranya Universitas Gajah Mada (21 Feb), Institut Pertanian Bogor (2 Maret), Universitas Padjadjaran Bandung (10 Maret), Universitas Atmajaya (14 Maret), dan Universitas Satyawacana (23 Maret).

Selain perwakilan dari PT. Kino Indonesia, Tbk, talkshow ini juga menghadirkan Anindito Respati Giyardani, atau yang dikenal dengan Babab Dito, brand owner Tongsis. Senada dengan yang dikemukakan oleh Benny, Babab Dito juga mengungkapkan bahwa inovasi merupakan nilai jual untuk memenangkan persaingan.

Inovasi bukan berarti menemukan sesuatu yang baru sama sekali. Inovasi bisa berarti kreatif mengemas sesuatu yang telah ada menjadi barang lain yang lebih memiliki nilai jual dan memenuhi kebutuhan pasar. Inovasi terkadang juga, mengubah sampah menjadi emas, kata Babab Dito.
#anak #muda #kreatif #inovatif
BERITA TERKAIT
Ngidam Makanan Korea? Kunjungi K-Food Festival
Penuhi Gaya Hidup, Koleksi Taobao Hadir di Lazada
Hati-hati Sering Mengkonsumsi Ikan Asin
Tips Menangani Diare pada Anak di Rumah
Regulator Obat dan Makanan di Turki Dukung BPOM RI
Temuan Obat Ilegal Capai Puluhan Juta Butir
Obat PCC Ilegal, Tak Boleh Dikonsumsi Siapapun

ke atas