MOZAIK

Minggu, 19 Maret 2017 | 21:00 WIB
(Syair)

Di Tengah Galau Riuh Rendah Abad Ini

Di Tengah Galau Riuh Rendah Abad Ini
(Foto: ilustrasi)


Aku terbanting atas lantai kehidupan
Karena beban seribu jalan
Sukmaku yang gelisah resah
Merangkai sajak tak tersua
Sementara tangan tegang kaku menyandang sunyi
Membusur panah ke jantung waktu
Cintaku yang perih dalam pusat pusaran segala rindu


Memang laut-Mu teramat dalam terduga segala cinta
Dataran lekang kemarau menunggu waktu demi waktu
Adakah kita mampu menyimak segala rahasia
Yang bermain antara gelap dan denyar cahaya?



Adalah semuanya berpulang kepada janji, kepada sunyi
Cinta yang memahat-mahat setiap bait abadi
Bagai hujan yang setia mencuci lantai bumi
Menyelesaikan sebait puisi


Aku terbanting di atas lantai kehidupan
Rebah di tengah galau riuh rendah abad ini
Dan luka-luka


[Korrie Layun Rampan]
#KorrieLayunRampan #syair #puisi #indonesia
BERITA TERKAIT
Awas! Surat Mahram saat Haji Termasuk Penipuan?
(Syair) Korrie Layun Rampan: 1973
(Syair) Korrie Layun Rampan: Tarakan
Mengaku Islam tapi Jauh dari Akhlak Islami
(Syair) Korrie Layun Rampan: Pintu
(Syair) Korrie Layun Rampan: Rahasia
Demonstrasi Bukan Solusi Bahkan Islam Melarangnya?

ke atas