PASAR MODAL

Sabtu, 18 Maret 2017 | 16:10 WIB

OJK: Duit Besar Infrastruktur dari Pasar Modal

OJK: Duit Besar Infrastruktur dari Pasar Modal
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Geliat pasar modal diharapkan bisa menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Di mana, pemerintah perlu dana besar untuk melaksanakan program pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

"Pemerintah sedang membangun infrastruktur, kebutuhan dana dari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 membutuhkan dana yang luar biasa besar hampir Rp5.000 triliun, pasar modal bisa untuk involved," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida di Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

Nurhaida bilang, pembiayaan dari pasar modal merupakan bentuk pembiayaan jangka panjang. Sehingga sangat cocok sebagai pembiayaan pembangunan infrastruktur. Mau tak mau, perlu pendalaman di pasar modal agar bisa lebih likuid.

Saat ini, kata calon petahana yang masih bertahan ini, OJK bersama pemangku kepentingan di industri pasar modal Indonesia, akan terus mengupayakan penambahan jumlah investor agar industri bertambah likuid dengan membangun kepercayaan investor.


"Suatu market akan berkembang kalau ada kepercayaan dan jumlah peserta banyak. Kita perlu meningkatkan jumlah investor secara masif. Dalam dua tahun terakhir ini, jumlah investor mencapai sekitar satu juta investor, merupakan pencapaian luar biasa. Namun di negara lain sekitar 20-30 persen seperti Malaysia dan Singapura," katanya.

Saat ini, lanjut dia, jumlah investor di pasar modal domestik baru mencapai 0,39% dari jumlah penduduk Indonesia yang sekitar 258 juta. Maka itu, OJK bersama stakeholder lainnya akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan literasi pengetahuan masyarakat tentang pasar modal.

Direktur Pengembangan BEI, Nicky Hogan bilang, dengan basis investor yang kuat, terutama investor ritel, maka pasar modal domestik dapat memobilisasi dana masyarakat, sehingga turut menunjang pembangunan ekonomi nasional.

"Kami akan terus berupaya untuk memperluas basis investor, khususnya investor ritel, dan meningkatkan literasi pasar modal di masyarakat," katanya. [tar]
#ojk #pasarmodal
BERITA TERKAIT
OJK Fasilitasi BNI Buka Cabang di Melbourne
Sesi I, IHSG Terpeleset 0,2% ke Zona Merah 5.695
Inilah Cerita Ancaman Trump untuk Korsel
Ancaman Trump ke Korsel Turunkan Bursa Saham Asia
Rupiah Jumat Pagi di Zona Merah Rp13.319
Maybank Catat Laba Naik 10,4%
Awali Sesi I, IHSG Positif 5,2 Poin ke 5.712

ke atas