PASAR MODAL

Senin, 20 Maret 2017 | 11:35 WIB

BEI Hentikan Sementara Transaksi Saham FPNI

Wahid Ma'ruf
BEI Hentikan Sementara Transaksi Saham FPNI
(Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa saham menghentikan sementara transaksi perdagangan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) sejak awal perdagangan hari ini.

Penghentian sementara tersebut di pasar reguler maupun di pasar tunai sampai pengumuman lebih lanjut dari bursa. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (20/3/2017). BEI mengharapkan semua pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari FPNI.

BEI telah mencermati tren kenaikan harga saham FPNI
sejak 10 Maret 2017 karena di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). Harga saham FPNI pada Jumat (10/3/2017) berakhir di Rp250 setelah naik 4,1 persen dari pembukaan di Rp242 per saham. Harga saham FPNI pada penutupan perdagangan 6 Maret 2017 berakhir di Rp149 per saham. Pad apenutupan perdagangan 7 Maret di harga Rp153 per saham. Pada penutupan 8 Maret saham FPNI di harega Rp206 per saham. Pada penutupan perdagangan 9 Maret di harga Rp240 per saham.

Pada penutupan perdagangan 17 Maret, saham FPNI sudah di Rp605 per saham.


FPNI bergerak di bidang perdagangan besar, terutama dalam bidang distributor utama dan impor. Kegiatan usaha utama FPNI adalah bergerak dalam bidang impor dan distributor utama, antara lain Polyethylene (PE), Polypropylene (PP) dan BOPP Film melalui anak usaha (PT Lotte Packaging) serta produksi & distribusi Polyethylene melalui PT Lotte Chemical Titan Nusantara, dimana 100% sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh FPNI.

Para pemegang saham FPNI yang memiliki 5% atau lebih saham Lotte Chemical Titan Tbk adalah Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd, dengan persentase kepemilikan sebesar 95,15%.

#fpni #LotteChemicalTital #uma #suspensi
BERITA TERKAIT
BEI Cermati Kenaikan Harga Saham Indofarma
Sahamnya Meroket, Ini Kata Bos RBMS
BEI Awasi Kenaikan Harga Saham IIKP
BEI Cermati Kenaikan Harga Saham SMDR
Harga Minyak Mentah Naik Respon Gangguan Produksi
Dolar AS Bergerak Terbatas Jelang Rapat Fed
Wall Street Tetap Bukukan Penguatan Abaikan Teror

ke atas