PASAR MODAL

Senin, 20 Maret 2017 | 11:50 WIB

Dana Asing Topang Penguatan Rupiah

Dana Asing Topang Penguatan Rupiah
(Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, bergerak menguat 33 poin menjadi Rp13.312, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.345 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta mengatakan aliran dana asing ke aset berdenominasi rupiah menjadi salah satu faktor yang terus mendorong mata uang domestik terapresiasi terhadap dolar AS.

"Aliran dana asing meningkat, itu terlihat dari penurunan yield surat utang negara (SUN) serta kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG), kondisi itu membawa rupiah terapresiasi," katanya Senin (20/3/2017).


Ia menambahkan efek hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 14-15 Maret 2017 lalu yang lebih "dovish" dari ekspektasi pasar membuat laju dolar AS cenderung tertahan.

Kendati demikian, menurut dia, performa rupiah relatif masih kalah dibanding apresiasi kurs rekan dagang utama lainnya. Diharapkan sentimen positif dari harapan kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Standard & Poor's (S&P) yang masih kuat sehinga menjaga fluktuasi rupiah di area positif.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS masih bergerak lesu di sesi perdagangan Asia pada awal pekan ini (20/3) setelah pekan lalu Federal Reserve memberikan pedoman suku bunga yang "dovish".

"Proyeksi laju kenaikan suku bunga The Fed yang lebih rendah dari ekspektasi pasar menjadi faktor utama penekan dolar AS," katanya. [tar]
#bursasaham #ihsg #dolarrupiah #dolar as
BERITA TERKAIT
Indikator IHSG Tunjukkan Bearish Jangka Pendek
Wall Street Berpotensi Naik Terbatas
Bursa Saham KOSPI Tutup di Angka Merah 0,06%
Bursa Nikkei Merangsek Naik 12 Hari Beruntun
Kecurangan Bos Rio Tinto Bebani Saham Sydney
China Janjikan Liberalisasi Pasar Bagi Investor
IHSG Gagal Keluar dari Zona Merah

ke atas