EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 | 14:28 WIB

Transaksi Harian SBN Capai Rp18 T

M Fadil Djailani
Transaksi Harian SBN Capai Rp18 T
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Kondisi ekonomi Indonesia yang cenderung stabil selama 1 dekade terakhir, membuat para investor semakin yakin untuk melakukan investasinya ditanah air, hal tersebut terlihat dari tingginya nilai transaksi kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh investor.

Hal tersebut dikatakan Direktur Surat Utang Negara, Kementerian Keuangan, Loto Srinaita Ginting dalam acara 'Penandatanganan Perjanjian Penyelenggaraan Kliring Obligasi Negara di pasar sekunder
antara Bank Indonesia dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)' di Gedung BI Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ginting bilang setiap harinya transaksi SBN yang ditransaksikan oleh investor mencapai Rp 18,61 triliun sampai dengan 16 Maret 2017 lalu.

"Rata-rata perdagangan harian SBN mencapai Rp 18,61 triliun per 16 Maret 2017. Transaksi outright Rp 11,67 triliun, Repo bank Rp 0,51 triliun, dan Repo dengan BI Rp 6,43 triliun," paparnya.


Maka dari itu kata Ginting, penunjukan PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) sebagai penyelenggara kliring atas transaksi Obligasi Negara di pasar sekunder, baik yang ditransaksikan melalui bursa maupun di luar bursa (over the counter), sangat penting untuk dilakukan agar meningkatkan transaksi investasi SBN milik negara.

Kerja sama ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas data transaksi pasar sekunder, mengingat perdagangan Obligasi Negara di pasar sekunder mayoritas (hampir 100%) dilakukan over the counter.

"Kami harap MoU hari ini dan percepatan e-Trading Platform (eTP) bisa meningkatkan perdagangan SBN di pasar sekunder," katanya.

Asal tahu saja hingga pertengahan Maret 2017, total kepemilikan (Outstanding) Surat Berharga Negara (SBN) yaitu sebesar Rp1.895,68 Triliun. Sementara itu, total SBN yang ditransaksikan di pasar sekunder selama tahun 2016 tercatat sebesar Rp7.527 Triliun (mencapai 400% dari outstanding). Hal tersebutlah yang menyebabkan perluasan kerja sama penyelenggaraan kliring Obligasi Negara menjadi semakin penting. [hid]
#sun #sbn #sukuk #apbn2017 #kpei
BERITA TERKAIT
Kemenkop Gelar Diklat Bagi Calon NPAK di Semarang
Bea Cukai Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lampung
Bea Cukai Amankan 2,3 Ton Bawang Merah Ilegal
Inilah Curhatan Pengusaha Prancis ke BKPM
Singapura Jawara Repatriasi-Deklarasi Amnesti
Pertamina EP Salurkan Gas dari CPP Matindok
Pengusaha Prancis Siap Investasi US$2,6 M

ke atas