EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 | 18:15 WIB

Importir Jalur Merah dan Hijau, Seperti Apa?

Importir Jalur Merah dan Hijau, Seperti Apa?
(Foto: Inilahcom/dok)


INILAHCOM, Jakarta - Beberapa importir pernah mempertanyakan mengapa pada saat melakukan kegiatan importasi, perusahaannya kadang terkena jalur merah dan kadang terkena jalur hijau. Apa sebabnya?

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Robert Leonard Marbun, pada Senin (20/3/2017) mengatakan bahwa terhadap barang impor akan dilakukan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang yang telah diatur pada pasal 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.



Pemeriksaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang melekat pada importir dan barang. Perpaduan antara profil importir dan profil komoditi tersebut yang menghasilkan penjaluran barang impor. Bukan hanya merah dan hijau saja, penjaluran barang impor juga ada yang jalur kuning, mitra utama (MITA) non Prioritas, dan jalur MITA prioritas, ujar Robert.


Jalur Hijau merupakan proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran barang impor dengan tidak dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB). Jalur Kuning adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran barang impor dengan tidak dilakukan pemeriksaan fisik, tetapi dilakukan penelitian dokumen sebelum penerbitan SPPB. Sedangkan Jalur Merah adalah proses pelayanan dan pengawasan pengeluaran barang impor dengan dilakukan pemeriksaan fisik dan penelitian dokumen sebelum penerbitan SPPB

Dua jalur prioritas yaitu MITA Non Prioritas dan MITA Prioritas memungkinkan proses pengeluaran barang impor tanpa dilakukan pemeriksaan fisik dan penelitian dokumen. Bedanya, pada importir jalur MITA Non Prioritas tetap akan dilakukan pemeriksaan untuk barang ekspor yang diimpor kembali (reimpor), barang yang terkena pemeriksaan acak, atau barang impor sementara, terangnya.

Penjaluran ini merupakan proses pengawasan yang dilakukan petugas Bea Cukai dalam pelayanan kegiatan impor agar tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. [*]
#beacukai #bc
BERITA TERKAIT
Tumbuh 2,6%, Setoran Bea Cukai Tembus Rp57,59T
Bea Cukai Sintete Hibah Gula dan Beras di Sambas
Bea Cukai Karimun Hibah Ribuan Kilo Bawang & Cabe
Jelang Lebaran, Bea Cukai Aceh Hibah 60 Ton Bawang
Bea Cukai Lampung Sosialisasi Isi Dokumen Pabean
Bea Cukai Gerebek Rumah Penimbunan Rokok Ilegal
Bea Cukai Sita Pabrik Oplosan Miras di Bandung

ke atas