EKONOMI

Senin, 20 Maret 2017 | 20:38 WIB

Ini Alasan Pemuda&Mahasiswa Dukung Semen Rembang

Ini Alasan Pemuda&Mahasiswa Dukung Semen Rembang
Aksi Pemuda dan Mahasiswa Dukung Semen Rembang (Foto: inilahcom/Dok)


INILAHCOM, Jakarta - Ini masih seputar polemik Pabrik Semen Indonesia di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Jaringan Pemuda&Mahasiswa Nusantara (JPMN) mendukung pabrik semen berkapasitas 3 juta ton per tahun itu.

Ketua JPMN, Ahmad Fikri bilang, aksi pro Pabrik Semen Rembang ini sudah dilakukan sejak Rabu (15/3). Dirinya juga mempertanyakan adanya aksi penolakan, padahal Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengeluarkan izin lingkungan pada pertengahan Februari 2017 setelah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melengkapi berbagai prsyaratan Amdal (Analisa Dampak Lingkungan), sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA).

"Artinya, beroperasi Pabrik Semen Rembang sangat penting mengingat sudah tidak ada lagi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti halnya dikhawatirkan pihak tertentu," paparnya dalam rilis kepada media di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Selanjutnya dirinya menduga adanya kepentingan politis dari kelompok yang menolak pembangunan Pabrik Semen Rembang. Alasannya, argumentasi mereka sudah tidak lagi memiliki landasan yang kuat.




Fikri berharap, pembangunan pabrik semen Rembang bisa dilanjutkan. Lantaran sangat menopang perekonomian tinggi yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. "Tentunya perekonomian daerah juga akan sangat bergantung dari industri ini," tutur Fikri.

Selain itu, kata Fikri, era Jokowi mengagendakan pembangunan infrastruktur besar-besaran. Di mana, kebutuhan semen dipastikan melompat tinggi. Dengan beroperasinya Pabrik Semen Rembang, tentu sangat mendukung program tersebut.

"Alasan lainnya, dana investasi sebesar Rp 4,9 triliun telah digelontorkan. Ini tidak main-main. Kalau ini gagal maka kiamat bagi investasi di tanah air. Di mana investor menilai Indonesia tidak ada kepastian yang jelas," ungkapnya.

Masih kata Fikri, Pabrik Semen Rembang merupakan ekspansi bisnis dari Semen Indonesia yang notabene BUMN. Artinya, ketika industri pelat merah ingin maju, seyogyanya seluruh pihak memberikan dukungan penuh. "Apakah kita rela industri semen di tanah air dikuasai asing? Jelas tidak. Kami bertekad untuk terus memperjuangkan keyakinan kami," ungkapnya. [tar]
#semenrembang #ksp #presidenjokowi #menperinairla
BERITA TERKAIT
Faisal: Biayai Infrastruktur Jangan Ugal-ugalan
Jokowi Resmikan Operasional KEK Mandalika
Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Restu Jokowi
Jokowi Ingin Manfaat Dana Desa Untuk Ini
Benarkah Asumsi RAPBN 2018 Terlalu di Awang-awang?
Asa Infrastruktur Luhut di Penghujung Jokowi-JK
Eks Stafsus SBY Sanjung 3 Tahun Ekonomi Jokowi

ke atas