NASIONAL

Selasa, 21 Maret 2017 | 12:00 WIB

Ahli Sebut Ahok Tidak Kampanye di Kepulauan Seribu

Ivan Sethyadi
Ahli Sebut Ahok Tidak Kampanye di Kepulauan Seribu
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Foto: inilahcom/Pool/Resa Esnir/EC)


INILAHCOM, Jakarta - Ahli bahasa lingustik Rahayu Sutiarti menilai tidak ada unsur kampanye dalam pidato Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan usai meneliti rekaman video pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang jadi masalah.

"Meski masa kampanye tapi tidak ada sama sekali kalimat yang memberi kesan bahwa itu berkampanye," kata Rahayu di persidangan di Kementan, Jakarta Selatan, Selasa, (21/3/2017).


Secara garis besar Rahayu menilai pidato Ahok berisikan soal pemaparan program. Ia malah menilai pidato Ahok mengkampanyekan soal program budidaya perikanan.

"Justru yang dkampanyekan adalah program perikanan. Pembicara hanya meyakinkan pendengarnya dengan sejumlah kata-kata yang dianggap menguatkan argumennya," ujar Rahayu.

Kasus ini bermula pada pidato Ahok pada tanggal 27 September tahun lalu di Kepulaun Seribu. Di situ, Ahok menyinggung surat Al Maidah 51 dalam pidatonya. Jaksa mendakwa Ahok menodai agama dengan dikenakan pasal 156 atau 156a KUHAP. [rok]
#PenistaanAgamaAhok
BERITA TERKAIT
Kasus Malaysia Harus Jadi Catatan di Asian Games
NasDem: Jangan Berlebihan Sikapi Soal Malaysia
NasDem Hargai Permintaan Maaf Malaysia
Yakin Diusung Golkar, Dedi Genjot Elektabilitas
Sakralitas KPK Kian Ternoda
KNRP Sambangi Kemenlu RI
Bolos Peringatan HUT, DPRD Dilarang Ikut Kunker

ke atas