EKONOMI

Jumat, 07 April 2017 | 18:20 WIB

Alhamdulillah, Cadev Maret 2017 Tumbuh US$1,9M

Alhamdulillah, Cadev Maret 2017 Tumbuh US$1,9M
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Ada kabar gembira di Maret 2017, cadangan devisa (cadev) bertambah US$1,9 miliar menjadi US$121,8 miliar. Penambahan ini diduga karena surat utang syariah global berdenominasi dolar AS di awal 2017.

"Cadangan devisa akhir Februari 2017 sebesar 119,9 miliar dolar AS. Di dalam (peningkatan pada Maret 2017) sudah ada penyerapan dana dari 'sukuk global'," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Pada akhir Maret 2017, Sukuk Global pemerintah menyerap dana sebesar tiga miliar dolar AS atau sebesar Rp40 triliun.


Menurut keterangan resmi BI, selain karena sukuk global, peningkatan cadangan devisa juga terjadi karena penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah, dan hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.

Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo.

Bank Sentral juga memastikan cadangan devisa per akhir Maret 2017 cukup membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Cadangan devisa tersebut juga diyakini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. [tar]
#cadev #bi #utang #ekspor
BERITA TERKAIT
Beban Utang di Balik Naiknya Tarif Cukai Rokok
Agustus 2017, Utang Luar Negeri US$340,5 Miliar
(Bangun Negara dari Pinggiran) Kementan Ekspor Bawang Merah NTT ke Timor Leste
Permintaan & Harga Mulur, Ekspor Karet Sumut Naik
Prioritas Jokowi Bangun Infrastruktur Mulai Terasa
Angka Ekspor Naik, Jokowi Ajak Optimis
Ekspor Alas Kaki Banten Masih Tetap Juara

ke atas