GAYA HIDUP

Sabtu, 15 April 2017 | 22:35 WIB

Epilepsi, Gangguan Otak Paling Besar di Dunia

Mia Umi Kartikawati
Epilepsi, Gangguan Otak Paling Besar di Dunia
(Foto: ilustrasi)


INILAHCOM, Jakarta - Epilepsi adalah gangguan yang terjadi pada otak. Ternyata jumlah penyandangnya paling besar di dunia.

Menurut Prof. Dr. Zainal Muttaqiin, SpBS, PhD., konsultan bedah saraf dari Epilepsi Center RSU Bunda, penyandang epilepsi gangguan pada otak yang jumlah penyandangnya paling besar di dunia. Sekitar 50 juta orang. Prevalensi sekitar 8 per 1000.



"Untuk di Indonesia diperkirakan 240 juta minimal 2 juta penyandang epilepsi. Sekitar 0.5 persen atau 5 per 1000 penduduk," kata Prof. Dr. Zainal Muttaqiin, SpBS, PhD., konsultan bedah saraf dari Epilepsi Center RSU Bunda saat ditemui di RS Bunda, Jakarta, Sabtu (15/04/2017).


Sekitar terdapat 30 persen dari penyandang epilepsi yang sulit diobati. Kemudian, 70 persen sudah teratasi serangannya dengan meminum obat secara teratur.

"Artinya kalau di Indonesia ada 700 ribu oramg penyandang epilepsi yang epilepsinya berulang tetap kambuh meski sudah minum obat," tambahnya.

Masih menurutnya, dari yang kebal obat dengan berbagai pemeriksaan yang memungkinkan, diketahui separuhnya bisa ditemukan sumber kejangnya di otak bisa dibantu dengan pembedahan. (tka)
#Epilepsi #gangguan #otak #dunia
BERITA TERKAIT
(Cegah Gangguan Mulut) Hindari Makanan Ini Saat Sahur dan Berbuka
Ini yang Harus Diperhatikan Ketika Tes Kehamilan
Metode Deteksi Cedera Otot
Tips Penting Terapi Menjaga Jantung
Konsumsi Kafein Saat Hamil dan Menyusui Baik?
Berjalan Kaki Dapat Kurangi Risiko Alzheimer
Stres Akibatkan Konsumsi Junk Food Berlebihan

ke atas