NASIONAL

Kamis, 20 April 2017 | 21:03 WIB

Tuntutan untuk Ahok Tak Penuhi Rasa Keadilan

Ajat M Fajar
Tuntutan untuk Ahok Tak Penuhi Rasa Keadilan
(Foto: Inilahcom/Pool/Miftahulhayat)


INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai tuntutan yang ditujukan Jaksa kepada Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terhadap kasus penistaan agama yang dilakukan melalui pidatonya di Kepulauan Seribu, tidak memenuhi rasa keadilan.

Menurut dia tuntutan jaksa itu terlalu rendah dan terkesan tidak memberikan efek jera kepada pelaku. Padahal bila dibandingkan dengan kasus penistaan agama yang terjadi di Indonesia selama ini tuntutan jaksa justru lebih tinggi.



"Ini kok aneh ya, kasus penistaan yang menimbulkan reaksi dari umat di Indonesia bahkan diprediksi jutaan umat turun ke jalan, hanya dituntut 2 tahun percobaan, tidak bener ini, jelas Nasir, Kamis (20/4/2017).


Nasir mencontohkan, kasus Arswendo tahun 1990 dan kasus HB Jassin 1968, menunjukkan bahwa tuntutan jaksa sampai lebih dari 2 tahun penjara dan ada yang hanya 1 tahun percobaan. Tapi, tegas Nasir, kasus tersebut tidak sampai menimbulkan reaksi masyarakat yang berlebihan seperti kasus Ahok ini,

"Ahok telah jelas-jelas dan secara sadar mengungkapkan kalimat yang berujung pada penistaan dan menimbulkan reaksi masyarakat malah hanya dituntut lebih tinggi sedikit dari kasus HB Jassin, tidak benar itu!," tegas anggota Fraksi PKS ini.

Meskipun demikian, Nasir masih berharap agar hakim dapat memutuskan kasus ahok nanti sesuai rasa keadilan yang sesuai fakta persidangan.

"Sehingga publik dapat merasakan keadilan dari putusan itu," ujar Nasir.[jat]
#fpi #ahok #penistaanagama
BERITA TERKAIT
Buni Yani Sebut Kasusnya Diarahkan
Buni Yani Sebut Andi Berbohong
Novel Dituding Beri Identitas Palsu Saksi Akil
Monyet Berkeliaran di Perumahan Warga Cikampek
Novel Dituding Tambahkan Pasal untuk Muchtar
Ada Grup Persatuan Gay di Universitas Brawijaya
Ketum PAN Klaim Hubungannya dengan Jokowi Baik

ke atas