EKONOMI

Jumat, 21 April 2017 | 03:29 WIB

Tahun Ayam Api, Bos BCA Jagokan Batubara dan CPO

uji sukma medianti
Tahun Ayam Api, Bos BCA Jagokan Batubara dan CPO
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja (Foto: inilahcom)
INILAHCOM, Jakarta - Di kalangan bankir nasional, tentu banyak yang mengenal sosok Jahja Setiaadmadja. Menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sejak 2011 hingga kini, kinerjanya selalu moncer.

Ditanya soal peruntungan bisnis 2017, Jahja menyebut sektor riil bakal bersinar atau rebound. Hal ini disampaikan Jahja dalam acara Analyst Meeting yang digelar bersamaan dengan paparan kinerja BCA kuartal I-2017 di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Menurut pria murah senyum dan bersahaja ini, menyebut industri batubara (tambang) berpeluang. "Menurut mereka (pengusaha pertambangan), tahun lalu harga batubara sempat jatuh ke level 30-40 dolar AS per ton. Tahun ini, kemungkinan pulih ke level 60-70 dolar AS per ton," papar Jahja.


"Kita harus memberi proyeksi yang optimis tetapi banyak faktor yang bisa merubah proyeksi," ujar suami dari Winny Surjawidjaja ini.

Selanjutnya Jahja menyebut minyak sawit mentah, alias crude palm oil (CPO) sebagai komoditas yang memiliki prospek cerah di 2017 yang bershio ayam api.

Beberapa waktu lalu, harga CPO sempat nyusruk hingga di bawah US$400 per ton. Kini mulai bergerak naik menjadi US$800 per ton. Angka koreksinya di kisaran US$680-700 per ton. "Intinya yang mereka sepakati, permintaan atas komoditi pertambangan, perkebunan, dan ada keinginan untuk investasi dan kembangkan kembali," pungkasnya. [ipe]

#batubara #cpo #bca #perbankan
BERITA TERKAIT
Dukungan Perbankan untuk Ekonomi Kreatif Jeblok
Karena China, Harga Batubara Acuan Sempal 0,8%
Dua Jempol Dirjen Perkebunan untuk Kelapa Sawit
Persepsi Negatif Sawit di Medsos Tak Laku Lagi
Aset Bank Boleh Dobel, Kreditnya Single Digit
Sempat Tertunda, Jokowi Resmikan Tol Sumo Selasa
Jaga Harga Garam, Solusi Menteri Susi Hanya Impor

ke atas