NASIONAL

Jumat, 21 April 2017 | 08:01 WIB

Masuk Lingkaran Kekuasaan Anies Harus Kerjasama

Happy Karundeng
Masuk Lingkaran Kekuasaan Anies Harus Kerjasama
Pengamat Politik Petrus Salestinus (Foto: istimewa)



INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik Petrus Salestinus menilai bagaimanapun caranya, usai dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan-Sandiaga Uno harus mau bekerjasama karena sudah masuk dalam lingkaran kekuasan.

"Anies-Sandi harus bisa bekerja sama karena mereka sudah berada di dalam lingkaran kekuasaan yang tunduk di bawah satu hukum yaitu hukum nasional sebagai hukum positif dan sesuai dengan sumpah jabatannya. Jika kemudian Anies dan Sandi membangkang maka mereka harus berhadapan dengan hukum dan itu berarti berakhir sudah jabatan yang mereka dapatkan melalui pilkda," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (20/4/2017).



Ia juga menilai terpilihnya Anies-Sandi tidak akan menghambat berjalannya program dan proyek saat ini tengah berjalan. Menurutnya jika menghambat Anies-Sandi sama saja merugikan negara. Ini disampaikan karena munculnya dugaan bayang-bayang Prabowo yang mungkin akan mengambil keuntungan dari kondisi ini untuk menghadapi Jokowi di Pilpres 2019.


"Menghambat pembangunan infrastruktur di Jakarta dalam bentuk proyek-proyek yang sudah atau sedang dikerjakan dan diprogramkan serta berakibat merugikan negara maka bisa menjadi tindak pidana korupsi dan itu berarti urusannya dengan KPK. Kebijakan Pejabat Negara yang merugikan negara juga itu bagian dari tindak pidana korupsi. Sekarang inikan eranya hukum mau dijadikan panglima omeh Presiden Jokowi, jadi jika mau masuk dalam sistim kekuasaan maka harus juga mau dan bisa bekerja sama pemerintah sesuai dengan hukum dan ini tentu sangat transparan," ulasnya.

Sebelumya, kemenangan Anies-Sandi versi hasil hitung cepat seluruh lembaga survei diperkirakan justru memberi angin segar kepada pemerintahan yang dipimpin Presiden Jokowi. Maklum, sebelum dan saat kampanye Anies berhasil memanfaatkan serangan balik terhadap Ahok dengan mencari dukungan dari para ulama konservatif dan tokoh radikal pinggiran yang menentang Gubernur Jakarta dipimpin non-muslim.

Setelah kekalahan Ahok atas Anies kemungkinan besar demo-demo untuk menganggu pemerintah pusat bakal meredup dan Jokowi bisa menjalankan pemerintahannya dengan lebih enak.

Hanya saja, kekalahan Ahok ditengarai akan semakin memberanikan kelompok-kelompok garis keras untuk memberikan tekanan lebih lanjut di Jakarta dan pemerintah pusat untuk mewujudkan agenda ultrakonservatif. [hpy]
#PilgubDKI2017 #AniesSandi #SalamBersama
BERITA TERKAIT
SAR Pantau Mudik Gilimanuk-Ketapang Lewat Udara
Jalur Nagreg Padat, Diimbau Lewat Jalur Alternatif
Kapolda Jatim Pantau Mudik di Perbatasan
Korban Banjir Sulteng Terima Bantuan
Gempa 4,7 SR Guncang Gorontalo
254 Polisi Amankan Candi Borobudur
H-2, Sudah 11 Pemudik Tewas di Jembrana

ke atas