GAYA HIDUP

Jumat, 21 April 2017 | 07:05 WIB
(Memperingati Hari Kartini)

Zita Anjani: Wanita Harus Berani Seperti Kartini

Mia Umi Kartikawati
Zita Anjani: Wanita Harus Berani Seperti Kartini
Zita Anjani (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Jakarta - Semangat pahlawan Kartini yang pantang menyerah, mandiri, kuat, dan tangguh ternyata terus mengalir ke tubuh wanita Indonesia. Salah satunya adalah, Zita Anjani, wanita pemerhati pendidikan anak.

Melihat perjuangan Kartini yang begitu besar hingga dijuluki sebagai pencetus emansipasi wanita, membuat Zita Anjani yang juga pemilik sekolah Kids Republic itu terpacu membuat sebuah terobosan di dunia pendidikan. Salah satunya adalah meningkatkan pendidikan anak usia dini dan usia emas.

Baginya, tidak ada kata terlambat untuk melangkah membuat sebuah kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak dan di lingkungan. Terlebih kontribusinya adalah di bidang pendidikan yang ingin memajukan kebaikan bagi calon - calon penerus bangsa.

Sebagai salah satu Kartini modern masa kini, membuatnya harus tetap tangguh dan terus berusaha memberikan yang terbaik dengan program - program unggulan yang dimiliki. Hal ini tidak hanya untuk kemajuan anak bangsa tetapi juga untuk para pendidik anak usia dini, saat - saat emas dalam kehidupan.



"Karena semangat aku di lingkungan pendidikan, aku banyak kontribusi untuk paud (pendidikan anak usia dini) dan anak - anak. Untuk anak - anak generasi emas usia 1 - 6 tahun. Contohnya saya bikin gerakan edukasi guru untuk memberikan keterampilan dongeng, dan gambar untuk para guru paud. Kami kasih mereka, guru paud pendidikan gratis secara bergiliran, namanya adalah gerakan mengajar 1000 guru, itu tahun lalu," ujar Zita Anjani pemilik Kids Republic saat ditemui di sekolah Kids Republic, Jakarta, Kamis (20/04/2017).

Untuk tahun 2017, program yang akan diusung adalah pendidikan usia emas. Gerakan mengajar 1000 generasi emas, atau biasa disebut Gemar Gemas. Kegiatan tersebut bersifat berpindah - pindah tempat, mencari suatu lokasi yang terdapat banyak anak - anak generasi emas membutuhkan keterampilan.


"Kami keliling ke berbagai tempat. Kami beri pelatihan seperti menari, menggambar, mendongeng, agar anak - anak bisa menikmati dan terstimulus. Tidak hanya itu, kami juga memberikan paket untuk anak - anak sekolah yang isinya cukup untuk 6 bulan. Ya ada pensil, dan lainnya, seperti ATK (alat tulis kantor)," tambahnya.

Masih menurutnya, program - program pendidikan anak tersebut sudah dia lakukan sejak 2015. Ketika menjalankan kegiatan tersebut, sontak membuatnya merasa puas dan bahagia melihat anak - anak dan pengajar bertambah ilmu dan wawasan yang positif.

"Aku puas banget. Kalau latar belakang papaku pengusaha dan mamaku psikolog. Keluargaku itu pengusaha dan pendidik. Aku suka psikologi anak. Aku suka anak - anak jadi benar - benar ketertarikanku terhadap dunia pendidikan anak dan ini juga lebih berkah ketika menjalankannya," paparnya.

Ya, memang untuk menjadi seorang wanita yang berkarya saat ini memang tidak mudah. Butuh usaha keras agar meraih sukses yang maksimal. Meski begitu, sebagai wanita yang hidup di era milenial saat ini, sangat wajar ketika menggunakan kesempatan yang ada dan sangat luas untuk mengeksplorasi diri sehingga bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Keadaan wanita masa kini sangat berbeda dengan jaman era Kartini terdahulu. Karena itu, masih menurut Zita, para wanita Indonesia harus terus bersemangat dan mandiri agar bisa berkarya dan bermanfaat untuk orang banyak.

"Yang aku salut semua wanita bisa ikutin dari Kartini adalah keberanian dia. Dulu itu akses kesempatan dan lainnya sangat terbatas tapi dia (Kartini) itu berani. Dia itu berani untuk stand up. Untuk Kartini milenial saat ini itu harus berani dan stand up. Kalau kita bermanfaat untuk keluarga alhamdulillah, bermanfaat untuk lingkungan alhamdulillah, bermanfaat untuk lebih banyak orang lagi alhamdulillah. Jadi, benar - benar harus memanfaatkan kesempatan yang ada," ungkapnya.

Selamat Hari Kartini untuk para Perempuan di Indonesia. Selalu semangat dalam setiap langkah, mandiri, tangguh, dan bisa bermanfaat bagi banyak orang!

Selamat memperingati Hari Kartini pada 21 April. HABIS GELAP TERBITLAH TERANG. (tka)
#Kartini #berani #wanita #milenial #tangguh #pendidikan
BERITA TERKAIT
Usia Wanita Lebih Panjang 5 Tahun Dibanding Pria?
Wanita Lebih Gemar Belanja Lewat Voucher
"Four Ever Sale (Not)", Bagi-bagi Diskon Fantastis
Kenali Lebih Jauh Gejala Gangguan Tiroid
Dampak Sosial dari Menstruasi Terhadap Perempuan
KLHK Kembangkan Potensi Wisata Alam Konservasi
Remaja Hamil Berisiko Terkena Kanker Serviks

ke atas