EKONOMI

Jumat, 21 April 2017 | 14:17 WIB

Inilah Pidato Menkeu di Sidang IMF-World Bank

M Fadil Djailani
Inilah Pidato Menkeu di Sidang IMF-World Bank
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati (Foto: inilahcom)


INILAHCOM, Washington - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dalam ketidakpastian global, pemerintah Indonesia memilik kebijakan reformasi fiskal dan menggalakkan investasi.

Menkeu menyampaikan kebijakan tersebut dalam rangkaian acara IMF - World Bank Spring Meeting 2017 di Washington DC, Amerika Serikat, di hadapan para undangan The United States - Indonesia Society (USINDO).



Dalam salah satu poin paparannya yang bertema 'Indonesia: Steering Through The Global Headwind, Unlocking The Domestic Potentials', ia menyebutkan beberapa hal-hal yang dilakukan Indonesia dalam menjaga perekonomiannya tetap tahan banting di tengah ketidakpastian global. Kebijakan itu terkait
"Kita melakukan efisiensi anggaran dan merevisi target penerimaan pajak yang ambisius namun realistis di tahun 2016 dan 2017," kata Sri Mulyani seperti mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Jumat (21/4/2017).


"Kita memotong belanja yang kurang produktif namun di saat yang bersamaan harus menggenjot program prioritas yang produktif termasuk infrastruktur dan jaminan sosial," tambahnya.

Ia bercita-cita agar dapat menggunakan APBN untuk mendukung kualitas pertumbuhan tanpa mengesampingkan kehati-hatian fiskal.

Strategi saya adalah mengoptimalkan penerimaan dan meningkatkan kualitas belanja dengan tetap memperhatikan keberlangsungan fiskal," ungkapnya. [hid]
#tax amnesty #apbn2017 #menkeusmi
BERITA TERKAIT
Sinyal Reshuffle, Kasihanilah Rakyat Pak Presiden
Kemenkeu Tambah Staff Baru 2018, Ini Anggarannya
Sri Mulyani Sebut Indonesia Masuk Genting Pajak
(AEoI Berlaku September) Sri Mulyani: Kalau Taat Pajak, Buat Apa Takut
Sadarkan WP Bandel, Ani Kutip Benjamin Franklin
Tahun Depan, Lapangan Banteng Kerek Dana Desa 10%
Inilah Konsep Remunerasi Pegawai Pajak

ke atas