EKONOMI

Jumat, 21 April 2017 | 15:09 WIB

Jumpai Jonan, India Belajar Konversi Mitan ke LPG

uji sukma medianti
Jumpai Jonan, India Belajar Konversi Mitan ke LPG
Piyush Goyal (Foto: legaltrigger)
INILAHCOM, Jakarta - Minister of State for Power, Coal, New & Renewable Energy and Mines India, Piyush Goyal mengaku tertarik untuk mempelajari konversi energi dari minyak tanah (mitan) ke energi alternatif yakni LPG.

Hal itu disampaikan Goyal usai bertemu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Selain itu, Goyal mengaku tertarik dengan banyaknya peluang investasi refinery (greenfield) tender minyak dan gas yang bisa diikuti investor India. "Beberapa area (blok migas) di Indonesia bisa kami support lewat investasi," kata Goyal.


Untuk kerja sama ini, dia mengatakan, Menteri Jonan mengungkapkan rencana pembentukan tim kecil yang akan datang ke India. Guna menindaklanjuti hal ini. "Kita diskusi bahwa akan ada tim kecil yang akan datang ke India, untuk diskusi tentang refinery, oil petroluem, untuk melihat power tenaga gas yang bisa di bangun di Indonesia," jelasnya.

Nantinya, kata Goyal, tim tersebut akan melihat bagaimana adanya kesuksesan dalam program pemasangan lampu LED bagi jalan-jalan serta peningkatan efisiensi energi.

Disamping itu, juga akan dibicarakan pengolahan coking gas, coking coal, serta EBT (Energi Baru Terbarukan). "(Kami) Mengajak Indonesia untuk bergabung dengan komunitas pengguna tenaga solar dan bergabung dengan 121 negara dari komunitas tersebut nanti semua akan share pengalaman teknologi serta mencipatakan green energi," tukasnya. [ipe]

#menterijonan #konversi #mitan #india #investasi
BERITA TERKAIT
Tender Migas Terganjal Aturan Pajak Gros Split
Jonan Masuk Radar Reshuffle Digantikan Archandra?
Hanya Investor Singapura & Cina Seriusi Danau Toba
(Dorong Infrastruktur Jokowi) OJK Desak Lapangan Banteng Beri Relaksasi Pajak
Mudahkan Izin, Bekasi Ingin Raih Target Investasi
Jonan Teken 13 Amandemen Kontrak Batubara
(Penyederhanaan Golongan) Harap Tenang, Tarif Listrik Tidak Akan Naik

ke atas