DUNIA

Jumat, 21 April 2017 | 15:25 WIB

Presiden Prancis Umumkan Rapat Pejabat Keamanan

Binar MP
Presiden Prancis Umumkan Rapat Pejabat Keamanan
(Foto: telegraph)


INILAHCOM, Paris - Presiden Prancis Francois Hollande mengumumkan pertemuan pejabat pertahanan direncanakan diadakan pada pukul 08.00 waktu setempat Jumat, setelah penembakan di Paris Tengah pada Kamis malam (20/4/2017), sehingga menewaskan seorang polisi dan melukai dua lagi.

Presiden Prancis tersebut mengeluarkan satu pernyataan di luar Elysee Palace setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Bernard Cazeneuve dan Menteri Dalam Negeri Matthias Fekl.

Ia yakin bahwa serangan itu "berkaitan dengan teror", demikian laporan Xinhua.


Ia juga menjanjikan langkah keamanan "yang sepenuhnya siaga" bagi pemilihan presiden mendatang, yang dijadwalkan dimulai pada Minggu (23/4/2017).

"Setiap orang akan memahami bahwa perasaan saya bersama keluarga polisi yang tewas, dan polisi yang cedera," kata Hollande.

Kelompok garis keras ISIS telah mengaku bertanggung-jawab atas penembakan tersebut.

Penembakan itu terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat Kamis di jalan pertokoan Champs Elysees di Paris Tengah. Pelaku penyerangan ditembak hingga tewas.
#Paris #prancis #serangan paris
BERITA TERKAIT
Polisi Bentrok dengan Masa Usai Pilpres Prancis
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Paris
Capres Prancis Batalkan Kampanye Usai Serangan
Seorang Polisi Tewas Akibat Penyerangan di Paris
Polisi Tewas Dalam Penembakan di Champs Elysees
Venezuela Memanas, 29 Tewas dalam Aksi Anti Maduro
AS Sukses Uji Coba Rudal Antar-Benua ICBM

ke atas