NASIONAL

Jumat, 21 April 2017 | 16:24 WIB

Kuasa Hukum Nilai Ahok Mestinya Bebas

Willi Nafie
Kuasa Hukum Nilai Ahok Mestinya Bebas
Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta. (Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta mengatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kebingungan dalam menuntut kliennya dalam sidang penodaan agama.

"Ini jaksa menuntut Pak basuki bersalah atau tidak, jadi keraguan-raguannya ada tuntutan itu," kata Wayan, saat menggelar konferensi pers, di Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2017).


Menurut Wayan, semestinya Ahok dituntut bebas oleh jaksa, karena Buni Yani yang juga sebagai pengunggah video penggalan ucapan Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kenapa Buni Yani sudah tersangka penyebab keresahan kok jaksa masih tuntut. Kenapa jaksa malu-malu, harusnya (Ahok) bebas," tandasnya.

Sebelumnya, dalam berkas tuntutan sebanyak 209 halaman, JPU Ali Mukartono menyatakan Ahok terbukti melanggar pasal 156 KUHP tentang pernyataan permusuhan dan kebencian terhadap suatu golongan. Kemudian tuntutan kepada hakim agar menjatuhkan tuntutan terhadap Ahok dengan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun. [ton]
#SidangPenistaanAgama #Ahok #PnJakartaUtara
BERITA TERKAIT
Implikasi Ahok Kibarkan Bendera Putih
Mendagri belum Terima Surat Pengunduran Ahok
Ahok Mundur dari Jabatan Gubernur DKI
Menakar Efektivitas Hentikan Kegaduhan Ala Jokowi
Kejagung Kaji Ulang Banding Kasus Ahok
Ahok: Saya Belajar Menerima untuk Kebaikan Bangsa
Ini Respon Kejagung Soal Ahok Tarik Berkas Banding

ke atas