DUNIA

Kamis, 04 Mei 2017 | 11:46 WIB

Pangeran Saudi Bantah Dekat Lagi dengan Iran

Didi Prambadi
Pangeran Saudi Bantah Dekat Lagi dengan Iran
Pangeran Mohammad bin Salman (Foto: istimewa)


INILAHCOM, Riyadh - Pangeran Mohammad bin Salman menyatakan tidak akan melakukan pendekatan dengan Iran, karena menurutnya negara itu hendak mengontrol dunia Islam.

Deutsche Welle mengabarkan Rabu (3/5/2017), hal itu diungkapkan putra mahkota Kerajaan Saudi itu, dalam wawancaranya dengan stasiun televisi Jerman. Bagaimana kami bisa bekerjasama dengan rezim yang memiliki ideologi ekstrim dan berniat mendominasi Dunia Muslim, serta menyebarkan paham Syiah? kata Salman.




Sejak berubah menjadi Negara Revolusi Iran tahun 1979, hubungan kedua negara tak akur. Hubungan kedua negara semakin rapuh setelah Kerajaan Saudi mengeksekusi Nimr al-Nimr, seorang ulama Syiah yang mengkritik Kerajaan Arab Saudi.

Pada 2015, hubungan Iran dan Saudi memburuk dengan tragedi tewasnya 2.400 jemaah haji akibat saling dorong di Terowongan Mina. 464 warga Iran menjadi korban dalam tragedi tersebut. Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi Iran menuduh pihak Kerajaan Saudi tidak becus mengatur manajemen penyelenggaraan haji. Namun, Iran diizinkan mengirim 8 ribu jemaah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Dalam kesempatan itu, Pangeran Salman yang juga menjabat Menteri Pertahanan Saudi itu mengungkapkan bahwa krisis di Yaman terletak di tangan Saudi. Kaum Houthi dan sekutunya akan digusur dalam waktu beberapa hari ke depan. Namun, imbalannya mungkin bisa ribuan yang tewas di antara tentara kami dan korban sipil warga Yaman. Pangeran Salman tak lupa menegaskan bahwa Perang panjang menjadi kepentingan kami, selama pendanaan dan perlengkapan militer pihak koalisi militer di bawah pimpinan Saudi mengalami kemajuan.
#saudi #iran
BERITA TERKAIT
Wanita Saudi yang Pakai Rok Pendek di Video Bebas
Iran Minta AS Tarik Pasukannya dari Perbatasan
Saudi Tangkap Wanita Berpose dengan Rok Mini
Trump Lanjutkan Kesepakatan Nuklir dengan Iran
(Boikot Qatar) Qatar Terbangkan 4000 Sapi dari Budapest
Sekolah di Saudi akan Ajarkan Olahraga pada Wanita
Meski Ditekan Saudi, Qatar Bakal Terus Dukung Gaza

ke atas